Museum Kayu Sampit

Museum Kayu Sampit
Museum Kayu Sampit
PetaKoordinat: 2°32′18.32060″S 112°57′31.66826″E / 2.5384223889°S 112.9587967389°E / -2.5384223889; 112.9587967389
Didirikan2004
LokasiJl. Jend. S. Parman No.1, Mentawa Baru Hulu, Ketapan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah 78113[1]
JenisMuseum
Situs webhttps://museum.kemdikbud.go.id/museum/profile/museum+kayu+negeri+sampit

Museum Kayu Sampit adalah museum yang berlokasi di kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, Indonesia. Museum ini dibangun pada tahun 2003 dan diresmikan tahun 2004. Museum ini dinamakan Museum Kayu karena kota Sampit pernah berjaya di bidang perkayuan.[2] Museum Kayu diresmikan pada 6 Oktober 2004 oleh Bupati Kotawaringin Timur. Museum ini menempati bangunan berarsitektur modern dan didirikan sebagai sarana pelestarian serta pengembangan warisan budaya daerah. Kehadirannya dilandasi oleh visi untuk menjaga nilai-nilai luhur seni dan budaya, sekaligus mendorong kemajuan kebudayaan dan peradaban masyarakat Kotawaringin Timur serta daerah-daerah lainnya. Sebagai institusi budaya, museum ini berperan dalam mengoleksi, merawat, dan menyebarluaskan informasi mengenai kekayaan budaya dan sejarah lokal kepada masyarakat luas.[3]

Museum Kayu Sampit menyimpan barang-barang yang bersejarah yang ada di Sampit, berupa berjenis-jenis kayu, alat pengolahan kayu, alat komunikasi, alat dapur, alat penangkap ikan, dan alat transportasi. Koleksi kayu yang ada di museum antara lain ramin, dowel, meranti kuning, alau, kemfa, ulin, benuas, samping, lanan, bangas, sungkui, pantung dan pilam. Sebagian sudah dibuat furnitur dan sebagiannya lagi dibuat sampel atau berupa potongan.[4]

Selain menyimpan koleksi terdiri dari bermacam-macam jenis kayu, museum juga mengoleksi alat komunikasi, alat dapur alat penangkap ikan dan transportasi, yakni kereta lokomotif dan mobil jip mantan Gubernur Kalimantan Tengah, Tjilik Riwut.[4]

Referensi

  1. ^ "DAFTAR MUSEUM KEBUDAYAAN PER KEC. Mentawa Baru Ketapang". Pusdatin Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Diakses tanggal 31 Mei 2025. ;
  2. ^ Museum Kayu Sampit. www.asosiasimuseumindonesia.org. Diakses pada 2 Oktober 2013
  3. ^ Marijan, Kacung (2012) Album budaya: direktori museum Indonesia. Direktorat Jenderal Kebudayaan, Jakarta. hlm. 565
  4. ^ a b Museum Kayu Sampit Simpan Fosil Ikan Paus Diarsipkan 2013-10-05 di Wayback Machine.. www.tourismnews.co.id. Diakses pada 2 Oktober 2013

Lihat pula

Pranala luar

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.