Mustasyar

Mustasyar (Arab: مستشار) adalah istilah yang digunakan di dalam struktur kepengurusan Nahdlatul Ulama. Mustasyar memiliki arti orang alim yang pemikirannya diadobsi, baik di dalam hal praktis, bidang ilmu, siyasi (politik), keputusan dan lain sebagainya.[1]

Mustasyar dalam struktur organisasi NU berarti jajaran dewan penasehat. Orang yang berada di dalam jajaran mustasyar merupakan orang yang memiliki pengetahuan yang lebih di bidang tertentu dan biasanya juga mencakup orang-orang yang memiliki keahlian multidisiplin. Penggunaan istilah Mustasyar di dalam NU membuatnya berbeda dengan organisasi-organisasi Islam lainnya.[2]

Tingkatan Mustasyar

Mustasyar di dalam NU berada dari tingkat Pengurus Besar (tingkat pusat), Pengurus Wilayah (tingkat provinsi), Pengurus Cabang (tingkat kabupaten/kota), Majelis Wakil Cabang (tingkat kecamatan) sampai Pengurus Ranting (tingkat desa/kelurahan).[3]

Mustasyar PBNU

Sejumlah ulama dan tokoh besar Indonesia selalu menjadi bagian dari Nahdlatul Ulama. Mustasyar PBNU masa khidmat 2015-2020, sebagai berikut: [4]

  • Prof Dr (HC) KH Ma'ruf Amin
  • Dr KH Ahmad Mustofa Bisri
  • KH Nawawi Abdul Jalil
  • Prof Dr KH M Tholhah Hasan
  • KH Dimyati Rois
  • KH Muhtadi Dimyathi
  • AGH Sanusi Baco
  • TGH Turmudzi Badruddin (NTB)
  • KH Zaenuddin Djazuli
  • KH Abdurrahman Musthafa (NTT)
  • KH M Anwar Manshur
  • KH Habib Luthfi bin Yahya
  • KH Sya’roni Ahmadi
  • KH Ahmad Syatibi
  • KH Syukri Unus
  • Dr H M Jusuf Kalla
  • Prof Dr Chotibul Umam
  • KH Hasbullah Badawi
  • KH Hasyim Wahid
  • KH Thohir Syarqawi Pinrang
  • KH Hamdan Kholid
  • KH Zubair Muntashor (Bangkalan)
  • KH Ahmad Basyir
  • Prof Dr KH Nasaruddin Umar, MA
  • Prof Dr H Machasin, MA
  • KH Adib Rofiuddin Izza
  • Habib Zein bin Smith (mengundurkan diri)
  • Dr Ir H Awang Faroeq Ishaq

Referensi

  1. ^ Kamus Al-Ma'any. Arti Mustasyar (Arab). https://www.almaany.com/ar/dict/ar-ar/%D9%85%D8%B3%D8%AA%D8%B4%D8%A7%D8%B1/. Akses 6 April 2021.
  2. ^ Afif Ardiansyah. 2021. Beda Dari Yang Lain, Ini Istilah Dalam Kepengurusan Nahdlatul Ulama. https://www.minews.id/cuitan-mi/beda-dari-yang-lain-ini-istilah-dalam-kepengurusan-nahdlatul-ulama. Akses 6 April 2021.
  3. ^ Struktur Organisasi NU. https://www.nu.or.id/static/12/struktur-organisasi. Akses 6 April 2021.
  4. ^ Mustasyar PBNU 2015/2020. https://www.nu.or.id/static/17/mustasyar Diarsipkan 2021-04-13 di Wayback Machine.. Akses 6 April 2021.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.