Nila

Nila
 
Serisik nila
Koordinat spektrum
Panjang gelombang420–450[1] nm
Frekuensi≈714–670 THz
Konotasi umum
Tarum
About these coordinates     Koordinat warna
Triplet hex#4000FF
sRGBB    (r, g, b)(64, 0, 255)
CMYKH   (c, m, y, k)(75, 100, 0, 0)
HSV       (h, s, v)(255°, 100%, 100%)
SumberDaftar Istilah Warna[2]
CIECAM16 248:2022[3]
B: Dinormalkan ke [0–255] (bita)
H: Dinormalkan ke [0–100] (ratusan)

Nila atau indigo (atau indigo spektrum) adalah warna pada spektrum yang panjang gelombangnya antara 450 dan 420 nanometer, terletak di antara biru dan ungu. Kata “indigo” berasal dari nama tumbuhan dari genus Indigofera (terutama tarum, I. tinctoria) yang digunakan sebagai pewarna pakaian. Warna ini adalah salah satu dari tujuh warna dalam spektrum optik yang didefinisikan oleh Isaac Newton.

Pita warna nila

Klasifikasi sebagai sebuah warna spektrum

Nila (X11)
 
Langit nila
Panjang gelombang450–420[1](diragukan) nm
About these coordinates     Koordinat warna
Triplet hex#4B0082
sRGBB    (r, g, b)(63, 0, 255)
CMYKH   (c, m, y, k)(75, 100, 0, 0)
HSV       (h, s, v)(255°, 100%, 100%)
SumberWarna web[3]
B: Dinormalkan ke [0–255] (bita)
H: Dinormalkan ke [0–100] (ratusan)
Indigo adalah salah satu dari warna-warna pada roda warna (color wheel) buatan Isaac Newton.

Banyak rujukan modern menempatkan nila pada spektrum cahaya antara 450 dan 420 nanometer,[4] yang terletak pada sisi gelombang pendek dari warna biru (blue), ke arah warna spektrum ungu (violet). Namun, identitas definisi ini dengan warna yang dihasilkan oleh pewarna indigo yang sebenarnya, masih diperdebatkan. Ahli ilmu optikal Hardy dan Perrin menempatkan nila dalam daftarnya antara panjang gelombang 446 dan 464 nm,[5] yang menempati segmen spektrum kurang lebih dari biru sampai ke sisi gelombang panjang, menuju warna biru langit (azure).

Lihat pula

Referensi

  1. ^ a b Rosen, Joe (26 June 2017). Encyclopedia of Physics. Infobase Publishing. ISBN 9781438110134 – via Google Books.
  2. ^ "Daftar Istilah Warna - Repositori Institusi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan". Repositori Institusi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia. Perpustakaan Kemendikbud. Diakses tanggal 17 Februari 2025.
  3. ^ a b CIECAM16 248:2022 Diarsipkan 20 April 2024 di Wayback Machine.. J = 41, C = 74, h = 289 Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; nama "css3-color" didefinisikan berulang dengan isi berbeda
  4. ^ Rosen, Joe (2004). Encyclopedia of Physics (dalam bahasa Inggris). New york: Infobase Publishing. hlm. 189. ISBN 978-1-4381-1013-4. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ^ Arthur C. Hardy and Fred H. Perrin. The Principles of Optics. McGraw-Hill Book Co., Inc., New York. 1932.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.