Olo
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (April 2025) |

Olo adalah sebuah warna. Sekelompok ilmuwan di University of California, Berkeley mengklaim telah mengalami warna yang belum pernah dilihat sebelumnya.[1] "Para peneliti menggunakan laser untuk merangsang sel sel kerucut tertentu di retina — yang menyebabkan persepsi terhadap warna yang benar-benar baru."[2] Warna biru-hijau yang intens tersebut dilihat oleh lima orang saat "peneliti menggunakan laser dan teknologi pelacakan untuk secara selektif mengaktifkan sel-sel tertentu di retina mereka."[2] Penelitian ini dilaporkan pada bulan April 2025.
Untuk memastikan bahwa olo benar-benar merupakan warna baru, para ilmuwan melakukan beberapa pengujian. Salah satu pengujian tersebut adalah uji pencocokan warna. Lima partisipan diminta untuk mencocokkan olo dengan warna biru-hijau dari laser nyaris monokromatik. Laser jenis ini menghasilkan warna-warna paling jenuh yang bisa terlihat secara alami. "Para partisipan hanya bisa mencocokkan olo dengan warna biru-hijau tersebut dengan mengurangi kejenuhannya, yang mengonfirmasi bahwa olo berada di luar batas penglihatan warna normal manusia."[3]
Nama "olo" berasal dari bilangan biner 010, yang menunjukkan bahwa hanya sel kerucut medium yang teraktivasi, sementara sel kerucut pendek dan panjang tidak.[4]
Namun, seorang ilmuwan mengatakan bahwa warna tersebut hanyalah "hijau yang lebih jenuh."[1]
Referensi
- ^ a b https://www.theguardian.com/science/2025/apr/18/scientists-claim-to-have-found-colour-no-one-has-seen-before
- ^ a b Gibney, Elizabeth (2025-04-18). "Brand-new colour created by tricking human eyes with laser". Nature (dalam bahasa Inggris). doi:10.1038/d41586-025-01252-3. ISSN 1476-4687.
- ^ https://evrimagaci.org/tpg/scientists-discover-new-color-named-olo-that-no-one-has-seen-before-331225
- ^ Sample, Ian; editor, Ian Sample Science (2025-04-18). "Hue new? Scientists claim to have found colour no one has seen before". The Guardian (dalam bahasa Inggris (Britania)). ISSN 0261-3077. Diakses tanggal 2025-04-20.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.