Operasi Cleaver
Operasi Cleaver adalah sebutan yang digunakan dalam laporan perusahaan keamanan komputer Amerika Serikat, Cylance Inc., pada akhir 2014, untuk menggambarkan sebuah peperangan dunia maya terselubung yang menargetkan organisasi yang mengelola infrastruktur kritis di berbagai negara. Operasi ini diduga direncanakan dan dijalankan oleh aktor yang berafiliasi dengan Iran.
Temuan Cylance kemudian disebut telah dikonfirmasi secara terbatas dalam laporan internal Biro Investigasi Federal . Namun, Pemerintah Iran secara resmi membantah keterlibatan dalam aktivitas siber yang dilaporkan sebagai Operasi Cleaver.[1]
Laporan Cylance
Pada Desember 2014, perusahaan keamanan komputer Cylance Inc., yang berbasis di California, menerbitkan laporan teknis hasil penyelidikan selama dua tahun mengenai sebuah kampanye siber yang mereka sebut sebagai Operasi Cleaver.[2] Laporan setebal 86 halaman tersebut menyimpulkan bahwa operasi tersebut menargetkan berbagai sektor infrastruktur kritis, termasuk militer, minyak dan gas, energi dan daya guna, transportasi, penerbangan, bandar udara, pelayanan kesehatan, serta industri kedirgantaraan di sejumlah negara. Penamaan Operasi Cleaver merujuk pada penggunaan istilah “cleaver” yang berulang dalam kode malwer yang dianalisis selama penyelidikan.[3][4]
Menurut laporan tersebut, lebih dari 50 entitas di 16 negara terdampak oleh kampanye ini, dengan target yang tersebar di Amerika Serikat, Israel, Tiongkok, Arab Saudi, India, Jerman, Prancis, dan Britania Raya. Penelitian Cylance tidak mengungkap identitas organisasi yang diserang. Namun, kantor berita Reuters, dengan mengutip sumber yang mengetahui hasil penyelidikan, melaporkan bahwa beberapa target yang diduga termasuk jaringan intranet Korps Marinir Amerika Serikat, Calpine, Saudi Aramco, Pemex, Qatar Airways, dan Korean Air.[2]
Pendiri sekaligus kepala eksekutif Cylance, Stuart McClure, menyatakan keyakinannya bahwa para pelaku memiliki dukungan negara dan diduga memiliki keterkaitan dengan Korps Garda Revolusi Islam.[5]
Laporan FBI
Menurut laporan Reuters, Biro Investigasi Federal menerbitkan dokumen internal bersifat rahasia berupa laporan Kilat yang memuat uraian teknis mengenai perangkat lunak berbahaya serta metode yang digunakan dalam serangan tersebut.[6] Dokumen itu menyebutkan bahwa aktivitas peretasan umumnya diluncurkan dari dua alamat IP yang berlokasi di Iran, namun tidak secara langsung mengaitkan serangan tersebut dengan Pemerintah Iran.[2]
Reaksi Iran
Pemerintah Iran secara resmi membantah keterlibatan dalam kampanye peretasan tersebut. Hamid Babaei, juru bicara misi Perwakilan Iran untuk PBB, menyatakan bahwa tuduhan tersebut tidak memiliki dasar dan bertujuan merugikan citra Iran, khususnya dalam konteks perundingan bom kotor yang sedang berlangsung.[4]
Lihat juga
Referensi
- ^ Finkle, Jim (December 13, 2014). Christian Plumb (ed.). "Exclusive: Iran hackers may target U.S. energy, defense firms, FBI warns". Reuters. Diakses tanggal 10 Januari 2026.
- ^ a b c Finkle, Jim (3 Desember 2014). "Iran hackers targeted airlines, energy firms: report". Reuters. Diakses tanggal 10 Januari 2025.
- ^ "Operation Cleaver is Bigger Threat than Previously Thought, FBI Warns US Businesses". Tech Times (dalam bahasa American English). 2014-12-15. Diakses tanggal 2026-01-09.
- ^ a b Bertrand, Natasha. "Iran Is Officially A Real Player In The Global Cyber War". Business Insider (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-01-09.
- ^ Jordan Robertson, Michael Riley (12 Desember 2014). "Iran-Backed Hackers Target Airports, Carriers: Report". Bloomberg. Diakses tanggal 10 Januari 2026.
- ^ "Operation Cleaver is Bigger Threat than Previously Thought, FBI Warns US Businesses". Tech Times (dalam bahasa American English). 2014-12-15. Diakses tanggal 2026-01-09.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.