Pakubuwana VIII
| Pakubuwana VIII ꦥꦏꦸꦧꦸꦮꦤ꧇꧘꧇ | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Sri Susuhunan Pakubuwana VIII | |||||||||
| Susuhunan Surakarta ke-7 | |||||||||
| Berkuasa | 1858 – 1861 | ||||||||
| Pendahulu | Susuhunan Pakubuwana VII | ||||||||
| Penerus | Susuhunan Pakubuwana IX | ||||||||
| Gubernur Jenderal | Charles Ferdinand Pahud Ary Prins | ||||||||
| Kelahiran | 20 April 1789 | ||||||||
| Kematian | 28 Desember 1861 (umur 72) | ||||||||
| Pemakaman | |||||||||
| Pasangan | GKR. Pakubuwana | ||||||||
| |||||||||
| Wangsa | Mataram | ||||||||
| Ayah | Susuhunan Pakubuwana IV | ||||||||
| Ibu | KRAy. Rantansari | ||||||||
| Agama | Islam | ||||||||
Sri Susuhunan Pakubuwana VIII (sering disingkat sebagai PB VIII; 20 April 1789 – 28 Desember 1861) adalah susuhunan Surakarta ketujuh yang memerintah tahun 1858 – 1861. Nama aslinya adalah Gusti Raden Mas Kuseini, putra Pakubuwana IV yang lahir dari istri selir bernama KRAy. Rantansari putri R.Ng. Jayakartika, seorang menteri Surakarta.
Pemerintahan
Pakubuwana VIII naik takhta pada tanggal 17 Agustus 1858 menggantikan adiknya (lain ibu) yaitu Pakubuwana VII yang meninggal dunia sebulan sebelumnya. Pakubuwana VIII naik takhta pada usia lanjut, yaitu pada usia 69 tahun karena Pakubuwana VII tidak memiliki putra mahkota. Ia sendiri adalah raja dari wangsa Mataram pertama yang tidak melakukan poligami.[1] Pemerintahannya berjalan selama tiga tahun hingga akhir hayatnya, sehingga menjadikannya penguasa Surakarta yang paling singkat masa jabatannya. Pakubuwana VIII digantikan putra Pakubuwana VI sebagai susuhunan Surakarta selanjutnya, yang bergelar Pakubuwana IX.
Referensi
- ^ Iswara N Raditya (2017). "Pakubuwana VIII, Raja Jawa Pertama yang Tidak Berpoligami". Tirto.id. Diakses tanggal 25 Januari 2021.
Bacaan lanjutan
- Andjar Any. 1980. Raden Ngabehi Ronggowarsito, Apa yang Terjadi? Semarang: Aneka Ilmu
- Purwadi. 2007. Sejarah Raja-Raja Jawa. Yogyakarta: Media Ilmu
Lihat pula
| Gelar kebangsawanan | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Susuhunan Pakubuwana VII |
Susuhunan Surakarta 1858-1861 |
Diteruskan oleh: Susuhunan Pakubuwana IX |
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.