Palsi supranuklear progresif

Palsi supranuklear progresif
Nama lainSteele–Richardson–Olszewski syndrome; frontotemporal dementia with parkinsonism; progressive supranuclear palsy;[1] nuchal - dystonia dementia[2]
Berkas:Midbrain to pons area ratio as described by Oba et al (Radiopaedia 27991).jpg
In PSP the midbrain (red) to pons area (blue) ratio is typically reduced to 0.12[3]
SpesialisasiNeurology
GejalaImpaired balance, slowed movements, difficulty moving eyes, dementia, trouble swallowing, depression[4][5]
Awitan umum45–76 years[1]
PenyebabUnknown[6]
Metode diagnostikBased on symptoms, supported by medical imaging[4]
Diagnosis bandingParkinson's, frontotemporal dementia, Alzheimer's, corticobasal degeneration[4][1]
PengobatanSupportive care[4][1]
ObatLevodopa, amantadine[4]
PrognosisLife expectancy 7 yrs post diagnosis[4]
Frekuensi6 per 100,000[4]

Palsi supranuklear progresif (PSP) adalah penyakit degeneratif otak yang memburuk seiring waktu.[4][7] Gejalanya dapat meliputi gangguan keseimbangan, perlambatan gerakan, kesulitan menggerakkan mata, kesulitan menelan, depresi, dan penurunan fungsi kognitif.[4][5] Komplikasi yang terjadi antara lain pneumonia dan jatuh.[5]

Penyebab PSP belum diketahui secara pasti, tetapi diduga sebagian berkaitan dengan faktor genetik.[6][1] Sebagian besar kasus tidak memiliki riwayat keluarga yang jelas.[1] Mekanisme yang mendasarinya melibatkan penumpukan protein tau di dalam otak.[4] PSP termasuk ke dalam kelompok sindrom parkinsonisme atipikal. Diagnosis umumnya ditegakkan berdasarkan gejala klinis dan dapat didukung oleh pemeriksaan pencitraan medis.[6][4] Beberapa kondisi lain yang dapat menyerupai PSP antara lain penyakit Parkinson, demensia frontotemporal, dan penyakit Alzheimer.[4]

Hingga tahun 2021, belum ada terapi spesifik untuk PSP, sehingga penanganan berfokus pada pengendalian gejala.[5][1] Obat-obatan seperti levodopa dan amantadin dapat memberikan perbaikan sementara pada sebagian pasien.[4] Pendekatan lain dapat meliputi penggunaan alat bantu jalan, sepatu khusus, atau kacamata khusus.[1] Harapan hidup setelah diagnosis rata-rata sekitar 7 tahun.[4]

PSP diperkirakan memengaruhi sekitar 6 orang per 100.000 penduduk.[4] Gejala biasanya mulai muncul pada usia 45–75 tahun.[1] Kondisi ini terjadi dengan frekuensi yang relatif sama pada laki-laki dan perempuan.[1] Hingga kini, belum ditemukan kaitan khusus dengan ras, lokasi geografis, atau pekerjaan tertentu.[4] Kondisi ini pertama kali dideskripsikan secara jelas pada tahun 1964 oleh John Clifford Steele, Jerzy Olszewski, dan John Richardson.[6]

Referensi

  1. ^ a b c d e f g h i j "Progressive Supranuclear Palsy". NORD (National Organization for Rare Disorders). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 17 November 2018. Diakses tanggal 11 April 2021. Diarsipkan 17 November 2018 di Wayback Machine.
  2. ^ "Progressive supranuclear palsy: MedlinePlus Medical Encyclopedia". medlineplus.gov (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 September 2023. Diakses tanggal 22 April 2024. Diarsipkan 25 September 2023 di Wayback Machine.
  3. ^ Gaillard, Frank. "Midbrain to pons area ratio as described by Oba et al | Radiology Case | Radiopaedia.org". Radiopaedia. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 August 2021. Diakses tanggal 9 April 2021. Diarsipkan 29 August 2021 di Wayback Machine.
  4. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p Golbe LI (April 2014). "Progressive supranuclear palsy". Seminars in Neurology. 34 (2): 151–9. doi:10.1055/s-0034-1381736. PMID 24963674.
  5. ^ a b c d "Progressive Supranuclear Palsy Information Page | National Institute of Neurological Disorders and Stroke". www.ninds.nih.gov. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 April 2021. Diakses tanggal 11 April 2021. Diarsipkan 9 April 2021 di Wayback Machine.
  6. ^ a b c d Agarwal, S; Gilbert, R (January 2021). "Progressive Supranuclear Palsy". StatPearls. PMID 30252354.
  7. ^ "ICD-11 - Mortality and Morbidity Statistics". icd.who.int. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2018-08-01. Diakses tanggal 2020-11-06. Diarsipkan 2018-08-01 di Archive.is

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.