Perak telurida
| Nama | |
|---|---|
| Nama lain | |
| Penanda | |
Model 3D (JSmol)
|
|
| Nomor EC | |
PubChem CID
|
|
| Nomor RTECS | {{{value}}} |
CompTox Dashboard (EPA)
|
|
| |
| |
| Sifat | |
| Ag2Te | |
| Massa molar | 341,3364 g/mol |
| Penampilan | Kristal abu-abu kehitaman |
| Densitas | 8,318 g/cm3 |
| Titik lebur | 955 °C (1.751 °F; 1.228 K) |
| Indeks bias (nD) | 3,4 |
| Struktur | |
| Monoklinik, mP12 | |
| P21/c, No. 14 | |
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa). | |
| Referensi | |
Perak telurida (Ag2Te) adalah sebuah senyawa anorganik, sebuah telurida dari perak, yang juga dikenal sebagai diperak telurida atau perak(I) telurida. Senyawa ini membentuk kristal monoklinik. Dalam pengertian yang lebih luas, perak telurida dapat digunakan untuk menunjukkan AgTe (perak(II) telurida, suatu senyawa metastabil) atau Ag5Te3.
Perak(I) telurida terdapat secara alami sebagai mineral hesit, sedangkan perak(II) telurida dikenal sebagai empresit.
Perak telurida adalah semikonduktor yang dapat didoping baik tipe-n maupun tipe-p. Ag2Te stoikiometris memiliki konduktivitas tipe-n. Saat dipanaskan, perak hilang dari material ini.
Perak telurida non-stoikiometris telah menunjukkan magnetoresistansi yang luar biasa.
Sintesis
Perak tellurida berpori disintesis dengan metode pengendapan elektrokimia. Percobaan dapat dilakukan menggunakan potensiostat dan sel tiga elektroda dengan 200 mL larutan elektrolit asam sulfat 0,5 M yang mengandung nanopartikel Ag pada suhu kamar. Kemudian pasta perak yang digunakan dalam ikatan wolfram ditelurida (WTe2) larut ke dalam elektrolit yang menyebabkan sejumlah kecil Ag larut dalam elektrolit. Elektrolit diaduk dengan batang magnet untuk menghilangkan gelembung hidrogen. Elektroda perak–perak klorida dan kawat platina dapat digunakan sebagai elektroda referensi dan elektroda lawan. Semua potensial dapat diukur terhadap elektroda referensi, dan dikalibrasi menggunakan persamaan ERHE = EAg/AgCl + 0,059 pH + 0,197. Untuk menumbuhkan AgTe berpori, WTe2 direaksikan menggunakan voltametri siklik ganda antara −1,2 dan 0 volt dengan laju pemindaian 100 mV/s.[1]
Nanopartikel Ag2Te berlapis glutation dapat disintesis dengan menyiapkan larutan 9 mL yang mengandung 10 mM AgNO3, 5 mM Na2TeO3, dan 30 mM glutation. Larutan tersebut ditempatkan dalam penangas es. N2H4 ditambahkan ke dalam larutan dan reaksi dibiarkan berlangsung selama 5 menit dengan pengadukan konstan. Kemudian nanopartikel dicuci tiga kali dengan cara sentrifugasi, setelah tiga kali pencucian nanopartikel disuspensikan dalam PBS dan dicuci lagi dengan metode yang sama.[2]
Lihat pula
Bahan terkait
Referensi
- ^ Kwon, Hagyeong; Bae, Dongyeon; Won, Dongyeun; Kim, Heeju; Kim, Gunn; Cho, Jiung; Park, Hee Jung; Baik, Hionsuck; Jeong, Ah Reum; Lin, Chia-Hsien; Chiang, Ching-Yu; Ku, Ching-Shun; Yang, Heejun; Cho, Suyeon (2021-04-27). "Nanoporous Silver Telluride for Active Hydrogen Evolution". ACS Nano (dalam bahasa Inggris). 15 (4): 6540–6550. doi:10.1021/acsnano.0c09517. ISSN 1936-0851. PMID 33784072. S2CID 232429859.
- ^ Nieves, Lenitza M.; Dong, Yuxi C.; Rosario-Berríos, Derick N.; Mossburg, Katherine; Hsu, Jessica C.; Cramer, Gwendolyn M.; Busch, Theresa M.; Maidment, Andrew D. A.; Cormode, David P. (3 Agustus 2022). "Renally Excretable Silver Telluride Nanoparticles as Contrast Agents for X-ray Imaging". ACS Applied Materials & Interfaces (dalam bahasa Inggris). 14 (30): 34354–34364. doi:10.1021/acsami.2c06190. ISSN 1944-8244. PMC 9482380. PMID 35867906.
- Aliev, F. F. (2002). "Phase Transition of Ag_Enriched Ag2Te". Inorganic Materials. 38 (10): 995–997. doi:10.1023/A:1020512918319. S2CID 91815176.
- Chuprakov, I. S.; Dahmen, K. H. (1998). "Large positive magnetoresistance in thin films of silver telluride". Applied Physics Letters. 72 (17): 2165. Bibcode:1998ApPhL..72.2165C. doi:10.1063/1.121309.
- Dalven, Richard (1966). "Fundamental Optical Absorption in β-Silver Telluride". Physical Review Letters. 16 (8): 311. Bibcode:1966PhRvL..16..311D. doi:10.1103/PhysRevLett.16.311.
- Hagyeong Kwon, Dongyeon Bae, Dongyeun Won, Heeju Kim, Gunn Kim, Jiung Cho, Hee Jung Park, Hionsuck Baik, Ah Reum Jeong, Chia-Hsien Lin, Ching-Yu Chiang, Ching-Shun Ku, Heejun Yang, and Suyeon Cho "Nanoporous Silver Telluride for active hydrogen evolution." (n.d.) https://pubs.acs.org/doi/10.1021/acsnano.0c09517
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.