Perang Kappel Pertama

Kappeler Milchsuppe, dari lukisan tahun 1869

Perang Kappel Pertama (Erster Kappelerkrieg) adalah konflik bersenjata pada tahun 1529 antara kanton-kanton Protestan dan Katolik di Konfederasi Swiss Lama selama Reformasi di Swiss. Perang ini berakhir, tanpa ada satu pun pertempuran yang terjadi, dengan Perdamaian Kappel Pertama (Erster Landfriede).

Latar belakang

Dipimpin oleh Huldrych Zwingli, Kanton dan Kota Protestan Zürich telah membuat aliansi pertahanan dengan kanton-kanton Protestan lainnya, yaitu Christliches Burgrecht, yang juga meliputi kota kekaisaran merdeka Konstanz dan Strasbourg. Kanton-kanton Katolik menanggapi dengan membentuk aliansi dengan Ferdinand dari Austria.

Konflik antara kedua agama ini juga muncul karena situasi di wilayah mereka, khususnya Thurgau, di mana pemerintahan berganti setiap dua tahun sekali antar kanton dan dengan demikian berganti-ganti antara pemerintahan Katolik dan Protestan. Beberapa upaya mediasi gagal, seperti Disputasi Baden pada tahun 1526.

Berbagai insiden kecil dan provokasi terjadi di kedua belah pihak, seperti seorang imam Katolik yang dieksekusi di Thurgau pada bulan Mei 1528, dan pendeta Protestan J. Keyser yang dibakar di tiang pancang di Schwyz pada tahun 1529.[1] Hal terakhir yang dilakukan adalah pengukuhan vogt Katolik di Baden.

Jalannya peperangan

Zürich menyatakan perang pada tanggal 8 Juni, menduduki Thurgau dan wilayah Biara St. Gallen dan berbaris ke Kappel, di perbatasan Zug.

Resolusi

Mediasi di Tagsatzung memungkinkan peperangan terbuka untuk dihindari. Tentara-tentara berada di lapangan (barisan Kappel antara Zürich dan Zug) ketika negosiasi sedang berlangsung, tetapi tentara dari kedua pasukan mengatur untuk menghindari provokasi. Johannes Salat dari Lucerne, seorang saksi mata, mencatat bagaimana orang-orang dari kedua kubu saling bergaul, minum, dan berbicara bersama. Heinrich Bullinger kemudian mengaitkannya dengan Kappeler Milchsuppe ("sup susu Kappel"), sebuah kisah anekdot tentang bagaimana sebuah hidangan dibagikan oleh kedua pasukan, Zürich menyediakan roti dan Zug menyediakan susu. Hal tersebut menjadi simbol abadi rekonsiliasi dan kompromi antara negara-negara konfederasi.[1]

Akibat

Perjanjian perdamaian (Erster Landfriede) tidak bersifat menguntungkan bagi umat Katolik, yang harus membubarkan aliansi mereka dengan Habsburg Austria. Ketegangan pada dasarnya masih belum terselesaikan dan akan kembali memanas selama Perang Kappel Kedua, dua tahun kemudian.[2]

Lihat pula

Referensi

  1. ^ a b First War of Kappel di Jerman, Prancis dan Italia di Historical Dictionary of Switzerland daring.
  2. ^ Second War of Kappel di Jerman, Prancis dan Italia di Historical Dictionary of Switzerland daring.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.