Radang testis
Radang testis (orchitis) disefinisikan sebagai reaksi peradangan akut pada testis yang disebabkan oleh infeksi sekunder yang sebagian besar berhubungan dengan infeksi virus gondongan (mumps) maupun virus dan bakteri lain.[1] Radang testis biasanya terjadi pada salah satu atau kedua testis. Peradangan ini dapat diikuti oleh infeksi organ reproduksi pria lainnya (prostat, epididimis, atau kandung kemih) atau saluran genitourinari bagian bawah atau oleh penyakit menular seksual hematogen.[2]
Etiologi
Menurut Ferri (2016), penyebab umum radang testis adalah sebagai berikut:[3][4]
1. Viral: gondongan - postpubertas 20%, Coxsackievirus;
2. Bakterial: transmisi transepididimis supuratif; termasuk bakteri Escherichia coli Escherichia coli, Klebsiella radang paru-paru, P Staphylococcus, Streptococcus atau Rickettsia, Brucella spp; dan
3. Lainnya:
- HIV terkait virus, CMV;
- Jamur 1) Kriptokokosis; 2) Histoplasmosis; 3) Kandidiasis; 4) Blastomikosis; dan 5) Sifilis;
- Mycobacterium tuberculosis dan Mycobacterium leprae;
- Penyakit parasitik: toksoplasmosis, filariasis, schistosomiasis; dan
- Trauma.
Manifestasi klinis
Radang testis ditandai dengan testis yang nyeri dan bengkak. Kondisi ini bervariasi, mulai dari ketidaknyamanan ringan hingga nyeri hebat. Gejala sistemik terkait termasuk kelelahan, mialgia, demam dan menggigil, mual, sakit kepala, dan nyeri perut bagian bawah yang tiba-tiba. Testis yang terkena terasa nyeri dan bengkak, dan kulit di sekitarnya berwarna merah dan bengkak. Jika radang testis memengaruhi testis kanan, gejalanya mungkin tampak mirip dengan radang usus buntu. Radang testis biasanya berlangsung selama 4 hari. Infeksi testis mungkin atau mungkin tidak terkait dengan epididimitis. Radang testis juga bisa terjadi tanpa tanda-tanda gondongan. Radang testis bilateral terjadi pada 30% kasus. Meski jarang, radang testis bisa disertai dengan hidrokel.[5]
Referensi
- ^ "Orchitis: Practice Essentials". 2021-07-19.
- ^ Allen, Deborah I. (2012-04-25). "Ferri's Clinical Advisor 2012". JAMA. 307 (16): 1756. doi:10.1001/jama.2012.522. ISSN 0098-7484.
- ^ "Orchitis [d4pqg323mvnp]". idoc.pub (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-12-03.
- ^ F., Ferri, Fred (2015). Ferri's Clinical Advisor 2016. Elsevier Health Sciences. ISBN 0-323-37822-6. OCLC 938788696. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
- ^ "Orchitis [d4pqg323mvnp]". idoc.pub (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-12-03.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.