Ravi Murdianto
| Informasi pribadi | |||
|---|---|---|---|
| Nama lengkap | Ravi Murdianto | ||
| Tanggal lahir | 8 Januari 1995 | ||
| Tempat lahir | Tegowanu, Grobogan, Indonesia | ||
| Tinggi | 1,83 m (6 ft 0 in) | ||
| Posisi bermain | Penjaga Gawang | ||
| Informasi klub | |||
| Klub saat ini | TIRA-Persikabo | ||
| Nomor | 1 | ||
| Karier junior | |||
| 2011-2012 | SSB Putra Bersemi Grobogan | ||
| 2012-2013 | Diklat Ragunan | ||
| Karier senior* | |||
| Tahun | Tim | Tampil | (Gol) |
| 2013 | Perserang Serang | 7 | (0) |
| 2014- | Mitra Kukar | 0 | (0) |
| 2016–2017 | PS TNI (ISC A 2016) | ?? | (0) |
| 2017–2018 | Madura United | (0) | |
| 2019 | PSCS Cilacap | 0 | (0) |
| 2020– | TIRA-Persikabo | 0 | (0) |
| Tim nasional‡ | |||
| 2012 | Indonesia U-17 | 6 | (0) |
| 2013 - | Indonesia U-19 | 24 | (0) |
|
* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik ‡ Penampilan dan gol di tim nasional akurat per 14 Oktober 2014 | |||
Ravi Murdianto (lahir 8 Januari 1995) adalah pemain sepak bola Indonesia yang bermain untuk klub TIRA-Persikabo. Ia berposisi sebagai kiper.
Ravi adalah bagian dari skuat Indonesia U-17 dan Indonesia U-19 yang memenangkan turnamen HKFA di Hongkong, dan Piala AFF U-19 pada tahun 2013.
Karier
Ravi lahir di Tegowanu, Grobogan, Jawa Tengah. Sejak kelas dua Sekolah Dasar, Ravi bermain sepak bola dan bergabung dengan SSB Putra Bersemi. Saat itu, dia tidak menjadi seorang kiper melainkan gelandang dan striker. Namun, sejak kelas empat, dirinya kemudian pindah posisi menjadi kiper. Postur tubuhnya yang cukup tinggi menjadi faktor utama. Melihat kemampuan Ravi yang terus berkembang, setelah kelas enam Sekolah Dasar, Ravi bergabung ke SSB Tugumuda Semarang untuk mendapatkan pelatihan yang lebih baik. Setelah kelas dua Sekolah Menengah Pertama, Ravi berhasil lolos seleksi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pelajar (PPLP) Jawa Tengah atau disebut Diklat Salatiga. Di Salatiga, kemampuannya terus diasah, refleknya semakin baik. Dua tahun kemudian, Ravi ditarik untuk masuk ke Diklat Ragunan. Dari Diklat Ragunan nama Ravi Murdianto semakin terkenal. Dia lolos seleksi masuk timnas Indonesia U-17, dan Indonesia U-19.[1]
Ravi kemudian direkrut klub Divisi I Liga Indonesia, Perserang Serang.[2]
Karier internasional
Sejak lolos seleksi tim nasional Indonesia U-17, dan Indonesia U-19, peran Ravi sebagai penjaga gawang utama di tim nasional junior tidak tergantikan. Bersama timnas Indonesia U-17 dan Indonesia U-19, ia sukses memenangkan turnamen HKFA di Hongkong dan Kejuaraan Remaja U-19 AFF 2013.[3][4]
Referensi
Pranala luar
- Ravi Murdianto di X
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.