Robek rahim


Robek rahim
Nama lainUterine rupture' atau ruptur uteri
Robek transversal dinding rahim
SpesialisasiKandungan
GejalaRasa sakit yang terus meningkat, perdarahan vaginal, perubahan kontraksi[1][2]
Awitan umumSaat persalinan[3]
Faktor risikoPersalinan vaginal setelah sesar, bekas luka di rahim, persalinan yang terhalang, persalinan induksi, trauma fisik, penggunaan kokain[1][4]
Metode diagnostikDetak jantung bayi ikut turun secara cepat[1]
PengobatanSurgery[1]
Prognosis6% risiko kematian janin[1]
Frekuensi1 dari 1.000 persalinan vaginal dari rahim yang kondisinya normal[1]
1 dari 280 untuk kelahiran vaginal setelah sebelumnya sesar[1]

Robek rahim terjadi ketika dinding otot rahim robek selama kehamilan atau persalinan.[3] Gejala klasiknya meliputi peningkatan rasa sakit, pendarahan vagina, atau perubahan kontraksi, tetapi tidak selalu ada.[1][2] Hal ini dapat mengakibatkan kecacatan atau kematian pada ibu atau bayi.[1][3]

Faktor risiko termasuk kelahiran normal setelah operasi caesar (VBAC), bekas luka rahim lainnya, persalinan macet, induksi persalinan, trauma, dan penggunaan kokain.[1][4] Meskipun biasanya pecahnya rahim terjadi selama persalinan, tetapi terkadang juga dapat terjadi pada awal kehamilan.[1][3] Diagnosis dapat diduga berdasarkan penurunan cepat denyut jantung bayi selama persalinan.[1][4] Dehiscence rahim merupakan kondisi yang tidak terlalu parah di mana hanya terjadi pemisahan yang tidak tuntas dari bekas luka lama.[1]

Penanganannya meliputi pembedahan cepat untuk mengendalikan pendarahan dan melahirkan bayi.[1] Histerektomi mungkin diperlukan untuk mengendalikan pendarahan.[1] Transfusi darah dapat diberikan untuk mengganti kehilangan darah.[1] Wanita yang pernah mengalami robek rahim sebelumnya, disarankan untuk menjalani operasi caesar pada kehamilan berikutnya.[5]

Angka robek rahim saat persalinan vaginal setelah satu kali operasi caesar sebelumnya, yang dilakukan dengan teknik operasi caesar standar, diperkirakan sebesar 0,9%.[1] Angka kejadiannya lebih tinggi pada mereka yang pernah menjalani operasi caesar beberapa kali atau operasi caesar jenis atipikal.[1] Bagi mereka yang mengalami jaringan parut di rahim, risiko kejadian saat melahirkan secara normal adalah sekitar 1 per 12.000.[1] Risiko kematian bayi sekitar 6%.[1] Masyarakat di negara-negara berkembang nampaknya lebih sering terkena dampak dan memiliki dampak yang lebih buruk.[3][6]

Referensi

  1. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t Toppenberg, KS; Block WA, Jr (1 September 2002). "Uterine rupture: what family physicians need to know". American Family Physician. 66 (5): 823–8. PMID 12322775.
  2. ^ a b Lang, CT; Landon, MB (March 2010). "Uterine rupture as a source of obstetrical hemorrhage". Clinical Obstetrics and Gynecology. 53 (1): 237–51. doi:10.1097/GRF.0b013e3181cc4538. PMID 20142660.
  3. ^ a b c d e Murphy, DJ (April 2006). "Uterine rupture". Current Opinion in Obstetrics & Gynecology. 18 (2): 135–40. doi:10.1097/01.gco.0000192989.45589.57. PMID 16601473.
  4. ^ a b c Mirza, FG; Gaddipati, S (April 2009). "Obstetric emergencies". Seminars in Perinatology. 33 (2): 97–103. doi:10.1053/j.semperi.2009.01.003. PMID 19324238.
  5. ^ Larrea, NA; Metz, TD (January 2018). "Pregnancy After Uterine Rupture". Obstetrics and Gynecology. 131 (1): 135–137. doi:10.1097/AOG.0000000000002373. PMID 29215521.
  6. ^ Berhe, Y; Wall, LL (November 2014). "Uterine rupture in resource-poor countries". Obstetrical & Gynecological Survey. 69 (11): 695–707. doi:10.1097/OGX.0000000000000123. PMID 25409161.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.