Satelit cuaca

GOES-16, satelit cuaca Amerika Serikat dari layanan satelit meteorologi

Satelit cuaca adalah sejenis satelit buatan yang digunakan untuk mengawasi cuaca dan iklim bumi. Satelit meteorologikal melihat lebih banyak dari awan dan sistem awan. Cahaya perkotaan, kebakaran, polusi, cahaya aurora, badai pasir dan debu, tumpukan salju, pemetaan es, gelombang samudra, pembuangan energi, dll., juga merupakan informasi yang dikumpulkan oleh satelit cuaca.

Gambar dari satelit cuaca membantu mengawasi debu vulkanik dari Gunung St. Helens dan aktivitas dari vulkano lainnya seperti Gunung Etna. Asap dari kebakaran hutan di barat Amerika Serikat seperti Colorado dan Utah juga telah dimonitor.

El Niño dan akibatnya terhadap cuaca juga dimonitor per hari dari gambar satelit. Penumpahan minyak di pesisir barat laut Spanyol juga diawasi oleh satelit. Selain itu, satelit cuaca juga menyediakan pengawasan cuaca global.

Sejarah

Satelit cuaca pertama, Vanguard 2, diluncurkan pada 17 Februari 1959. Satelit ini dirancang untuk mengawasi tutupan awan, tetapi karena rotasi "axis" yang jelek mencegahnya untuk mengambil data yang berguna.

Satelit cuaca pertama yang dianggap sukses adalah TIROS-1, diluncurkan oleh NASA pada 1 April 1960. TIROS dioperasikan selama 78 hari dan terbukti jauh lebih sukses dari Vanguard 2. TIROS membuat jalan bagi satelit cuaca lain yang lebih modern.

Jenis

Ada dua jenis tipe dasar satelit meteorologi: orbit geostationary dan orbit polar.

Satelit geostasioner cuaca dioperasikan oleh EUMETSAT (Meteosat), AS (GOES), Jepang (Himawari), Korea Selatan (GEO-KOMPSAT), China (FY-2, FY-4), Rusia (Elektro – L) dan India (INSAT). Mereka mengorbit di bidang ekuator bumi pada ketinggian 38.500 km. Pada ketinggian ini, kecepatan satelit sama dengan rotasi bumi, dan satelit tampak diam pada titik tertentu di ekuator. Orbit ini memungkinkan satelit untuk terus mengamati area yang sama: 42% permukaan bumi. Untuk mendapatkan jangkauan global, memerlukan jaringan 5-6 satelit. Satelit-satelit ini, bagaimanapun, tidak melihat kutub sama sekali.

Satelit cuaca yang mengorbit kutub dioperasikan oleh EUMETSAT (Metop), AS (NOAA), Rusia (Meteor), dan China (Fengyun-3). Mereka menyediakan cakupan global dari satu satelit.

Lihat pula

Pranala luar

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.