Subya

Subya
سوبيا
Negara asalMesir
DiperkenalkanMesir Abad Pertengahan
WarnaPutih
BahanBeras, susu, kelapa, gula, dan terkadang vanila

Subya atau Sobia (Arab: سُوبْيا, alih aksara: Sūbyā) adalah minuman dingin yang populer di Mesir dan Arab Saudi, terbuat dari campuran kelapa, beras, dan susu, serta biasanya disajikan dengan es.[1] Subya versi asli adalah minuman beralkohol yang terbuat dari air rendaman beras yang difermentasi, tanpa ada unsur kelapa dan diperkirakan sudah ada lebih dari 1.000 tahun yang lalu.[1] Versi subya Mesir modern adalah minuman non-alkohol dan tidak difermentasi dengan bahan-bahan seperti kelapa (bubuk dan/atau santan), susu, dan terkadang vanila yang tidak termasuk dalam resep tradisional.[1][2] Subya menjadi salah satu minuman populer di Mesir dan Arab Saudi, terutama dikonsumsi dalam bulan suci Ramadan.[2][3][4]

Berabad-abad yang lalu, para peziarah Mesir membawa minuman ini ke wilayah Hijaz, Arab Saudi.[5] Di sana berkembang subya dalam bentuk yang berbeda yang biasanya dibuat dari barli dan haver.[6]

Pembuatan

Di Mesir, resep tradisional sobia kerap diwariskan dari generasi ke generasi dalam suatu keluarga, sehingga terdapat sedikit variasi dalam proses pembuatannya.[7] Metode paling otentik dimulai dengan merendam beras pendek mentah selama kurang lebih dua jam. Setelah itu, beras direbus dengan air di atas api kecil hingga cairan terserap habis, yang mana proses ini membuat beras menjadi terlalu matang dan memberikan tekstur yang lebih lembut. Setelah beras dingin, ditambahkan susu dingin, kelapa, gula, dan vanila. Campuran tersebut kemudian diblender hingga halus dan disaring untuk mendapatkan konsistensi yang diinginkan.[7]

Sebagai alternatif, beberapa keluarga memilih untuk menggiling beras hingga menjadi bubuk halus daripada merebusnya. Bubuk tersebut lalu dilarutkan dalam air dan direndam selama beberapa jam sebelum dicampurkan dengan bahan-bahan lain di blender dan disaring dengan cara yang sama. Metode ini menghasilkan subya dengan konsistensi yang lebih ringan. Pada kedua variasi tersebut, minuman ini disajikan segar bersama es serut.[7]

Di Arab Saudi

Segelas subya Arab Saudi yang diproduksi oleh keluarga Al-Khudary di Makkah.

Di Arab Saudi terdapat minuman yang juga disebut subya atau sobia dan populer juga selama Ramadan, meskipun cukup berbeda dengan versi modernnya di Mesir. Subya di Arab Saudi adalah minuman fermentasi yang dibuat dari campuran tepung gandum, malt, gula, dan rempah-rempah. Bahan-bahan ini dilarutkan dalam air, lalu difermentasi secara alami pada suhu ruang, menghasilkan minuman menyegarkan dengan kadar alkohol yang sangat rendah. Kandungan nutrisinya sangat dihargai selama Ramadan.[7]

Sirop subya biasanya dibuat dari bahan-bahan, berupa barli, roti kering, oat atau kismis, yang setelah disaring ditambahkan dengan gula, kapulaga, dan kayu manis dalam jumlah yang proporsional. Minuman disajikan dengan es batu.[7]

Subya hadir dalam berbagai warna. Warna putih berasal dari barli, merah didapat dari penambahan rasa stroberi, sedangkan warna cokelat muncul ketika asam jawa ditambahkan. Disarankan untuk mengonsumsi subya dalam waktu dua hingga tiga hari karena setelah itu, nilai gizinya mulai menurun. Secara umum, minuman ini dianggap sebagai pelepas dahaga yang menyegarkan.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Arab Saudi menyatakan bahwa terdapat persentase kecil etanol (alkohol) dalam subya yang dihasilkan dari proses fermentasi yang merupakan reaksi kimia alami karena adanya penambahan gula.[8][9]

Subya menjadi lebih terfermentasi jika disimpan lebih dari dua hari. Penelitian telah dilakukan untuk menentukan kadar alkohol etil yang bersifat memabukkan pada sampel subya. Hasilnya menunjukkan konsentrasi alkohol mencapai 2,3% setelah 24 jam, meningkat menjadi 4,2% setelah 48 jam, dan mencapai 6,8% setelah 72 jam.[10]

Referensi

  1. ^ a b c Mansour, Nermine (29 Mei 2024). "Sobia (Egyptian Coconut-Rice Cold Drink): سوبيا". cheznermine.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 14 Maret 2025.
  2. ^ a b Aminah, Andi Nur (22 Mei 2018). "Sobia, Minuman Legendaris Selama Ramadhan dari Mesir". Republika. Diakses tanggal 14 Maret 2025. {{cite web}}:
  3. ^ "Egyptian Sobia". McCormick (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-11.
  4. ^ Lia (13 Maret 2024). "Pernak Pernik Ramadhan: Mengenal Minuman Khas Ramadan di Mesir". Star Jogja FM. Yogyakarta. Diakses tanggal 14 Maret 2025. {{cite web}}:
  5. ^ Soraya, Dea Avfi (5 Mei 2021). "Sobia, Minuman Primadona Arab Saudi Saat Bulan Puasa". Republika. Diakses tanggal 14 Maret 2025. {{cite web}}:
  6. ^ "Sobia: A traditional thirst-quenching Hijaz drink in Ramadan". Arab News (dalam bahasa Inggris). 2021-05-04. Diakses tanggal 2025-03-11.
  7. ^ a b c d e Liagre, Laurie (2020-03-06). "Sobia". 196 flavors (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-03-11.
  8. ^ "هل مشروب السوبيا يحتوي على الكحول؟ الغذاء والدواء تجيب وتوضح". صحيفة سبق الإلكترونية (dalam bahasa Arab). Diakses tanggal 2021-05-24.
  9. ^ "لا صحة بأن مشروب السوبيا يحتوي على كحول إيثيلي ومليئ بالفطريات، إنما النسبة الضئيلة من الإيثانول ناتج عن تفاعلات كيميائية طبيعية وقد يفتقد للشروط الصحية عند شرائه الباعة المتجولين". twitter.com/Saudi_FDA. 2021-05-01.
  10. ^ "حتى لاتكون «السوبيا» مسكرة". Okaz (dalam bahasa Arabic). 2007-11-05. Diakses tanggal 2021-04-28.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)

Pranala luar

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.