Syaer Sua
Syaer Sua U. Rangka | |
|---|---|
| Kehidupan pribadi | |
| Lahir | 15 Mei 1952 |
| Meninggal | 25 September 2016 (umur 64) Jakarta, Indonesia |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Pekerjaan | Seniman |
| Kehidupan religius | |
| Agama | Kaharingan |
Syaer Sua (15 Mei 1952 – 25 September 2016) adalah seorang seniman Kalimantan Tengah berkebangsaan Indonesia yang dikenal sebagai "Pangarungut", sebutan untuk pelantun Karungut, salah satu kesenian tradisional khas suku Dayak di Kalimantan Tengah.
Sejak tahun 1970-1980-an ia menekuni dan mengembangkan seni karungut di Palangka Raya. Bersama seniman lain, Syaer Sua bermain karungut di Radio Republik Indonesia (RRI) Palangka Raya setiap Minggu malam. Dari RRI, Syaer Sua kemudian dikenal sebagai salah satu pangarungut produkif. Ia tak hanya pandai melantunkan, tetapi juga mencipta ratusan judul karungut yang sifatnya spontan maupun tertulis.[1]
Berkat kepiawaiannya, tahun 1970 Syaer Sua dipercaya pemerintah daerah tampil memainkan karungut serta tarian dayak di RRI dan TVRI Jakarta, termasuk pada peresmian Taman Mini Indonesia Indah. Bersama grup kesenian asal Kalteng, tahun 1992, Syaer Sua pentas di Spanyol, dan 1994 ia tampil di Kuala Lumpur, Malaysia, dan Singapura.[1]
Dalam empat kali lomba musik karungut tingkat Kalteng, Syaer Sua selalu juara, sampai-sampai ia tak boleh lagi ikut berlomba. Dia juga menjadi andalan Kalteng dalam olahraga sumpit. Beberapa kali ia meraih medali emas. Dia juga pernah melatih atlet sumpit Kalteng untuk Pekan Olahraga Nasional. Tahun 2001, ia diminta Panglima Kostrad untuk melatih keterampilan menyumpit kepada pasukan khusus.[1]
Karya Lagu
| Judul | Tahun | Pencipta | Penyanyi | Album |
|---|---|---|---|---|
| "Panatau Pandung Uei Sigi" | - | Syaer Sua | Syaer Sua | - |
| "Deder Kamburau Bakas" | - | Syaer Sua | Syaer Sua & Rantian Marantika | - |
| "Palampang Sewut" | - | Syaer Sua | Syaer Sua | - |
| "Tahi Dia Buli Lewu" | - | Syaer Sua | Syaer Sua | - |
| "Lawung Bahandang" | - | Syaer Sua | Syaer Sua | - |
| "Intan Garinda" | - | Syaer Sua | Syaer Sua | - |
| "Ting Ting-kay" | - | Syaer Sua | Syaer Sua | - |
| "Pandang Nalimbas" | - | Syaer Sua | Syaer Sua | - |
| "Betang Budaya Bintang Patendu" | - | Syaer Sua | Syaer Sua | - |
| "Deder Garinding Badendang" | - | Syaer Sua | Syaer Sua | - |
| "Sanaman Lampang" | - | Syaer Sua | Syaer Sua | - |
| "Palampang Budaya Helu" | - | Syaer Sua | Syaer Sua | - |
| "Hagatang Utus" | - | Syaer Sua | Syaer Sua | - |
| "Marawei Sakula" | - | Syaer Sua | Syaer Sua | - |
Referensi
- ^ a b c M. Syaifullah dan Defri Werdiono (8 Juli 2010). "Syaer Sua, Hidupkan Huma Betang". kompas.com. Diakses tanggal 1 Oktober 2016.
Pranala luar
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.