Tari Sembromo
Tari Sembromo atau dikenal juga sebaga tari Sembrama adalah tarian tradisional dari Kota Batu, Jawa Timur. Tarian ini mulai diciptakan sekitar tahun 2003-2004[1] dan mulai dipentaskan secara rutin pada tahun 2005 dalam berbagai kegiatan masyarakat, seperti acara selamatan desa, peringatan bulan Suro, serta penyambutan tamu kenegaraan maupun wisatawan dari luar daerah.[2]
Tari Sembromo tidak dilatarbelakangi oleh gagasan menjadikan Kota Batu sebagai destinasi wisata. Para penggagasnya berkeinginan melahirkan sebuah karya seni yang mencerminkan karakter serta nilai-nilai budaya masyarakat lokal setempat.[2] Selain itu, tari Sembromo juga memiliki nilai sosial yang kuat yaitu nilai gotong-royong dan keakraban masyarakat.[3]
Tujuan
Tari Sembromo bertujuan sebagai tarian penyambutan tamu kehormatan dalam berbagai acara resmi, baik yang bersifat adat, budaya, maupun pemerintahan. Tarian ini kerap dipentaskan untuk memperkenalkan budaya lokal, mempererat hubungan antara masyarakat dengan tamu, serta memberikan penghormatan kepada para pengunjung. Selain berperan sebagai tarian penyambutan, Tari Sembromo juga menjadi sarana pelestarian budaya dan media untuk memperkenalkan kekayaan seni daerah kepada wisatawan, baik domestik maupun mancanegara yang datang ke Kota Batu.[2]
Unsur gerak
Tari Sembromo memiliki keunikan tersendiri dalam setiap gerakannya. Gerak-gerak dalam tarian ini menggambarkan keanggunan, keramahan, dan penghormatan khas masyarakat Kota Batu terhadap tamu yang datang. Secara umum, unsur gerak dalam Tari Sembromo terdiri atas empat bagian utama, yaitu gerak kepala, tangan, badan, dan kaki.[4][1]
Unsur gerak kepala
Unsur gerak ini mencerminkan ekspresi dan arah pandangan penari, dengan gerakan seperti jejeg, dingkluk, luruh, dan toleh kanan. Gerakan ini memberikan kesan sopan dan anggun, sekaligus menegaskan karakter lembut penari perempuan.[4]
Unsur gerak tangan
Unsur gerak ini menjadi bagian yang paling dinamis, meliputi gerakan penthang ngandhap, sembahan ngrawit, miwir sampur, njipit sampur, kebyok kebyak, hingga nggendewo malang kerik. Gerak tangan ini memperlihatkan keindahan dan kehalusan gerak tari Jawa yang sarat makna penghormatan dan kesantunan.[4]
Unsur gerak badan
Unsur ini ditampilkan melalui posisi tubuh yang tegak dan doyong, menandakan keseimbangan antara kekuatan dan kelembutan dalam setiap penampilan.[4]
Unsur gerak kaki
Unsur ini mencakup gerakan tanjak, gejug, gedrug, dan jengkeng, yang memperkuat irama serta struktur koreografi tarian agar terlihat harmonis dan seimbang.[4]
Sumber rujukan
- ^ a b "Tari Sembrama Kota Batu, Kreasi Gerak Menyambut Tamu". Diakses tanggal 2025-11-12.
- ^ a b c Hida, Nova (2025-05-13). "Makna Tari Sembromo Kota Batu: Kajian Teori Semiotik Roland Barthes". Jurnal Transformasi Pendidikan Berkelanjutan. 6 (2).
- ^ "Kenduri Agung Kelurahan Ngaglik: Tradisi, Kebersamaan, dan Doa Lintas Iman". serulingmedia.com. 2025-02-01. Diakses tanggal 2025-11-12.
- ^ a b c d e Devi Novita Yanti, Kiki (2015). "Struktur gerak Tari Sembrama di Sanggar Joyondaru Kecamatan Kota Batu". Repositori Universitas Negeri Malang. Diakses tanggal 2025-11-12.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.