Tax farming

Tax farming adalah sebuah prinsip pelimpahan tanggung jawab pemungutan pajak kepada sekelompok masyarakat. Cara tersebut diterapkan di banyak peradaban seperti Mesir, Romawi, Inggris, dan Yunani.

Dalam praktiknya, kelompok ini lebih banyak menyengsarakan rakyat banyak. Salah satu yang paling parah adalah pejabat Publicani di Romawi. Pada masa itu pemungutan pajak di Mesir sebenarnya sudah cukup efektif. Akan tetapi hal ini berubah sejak diterapkannya konsep aturan Ptolemies yang berasal dari Yunani.

Aturan ini diterapkan dalam rangka mengawasi pembayar dan pemungut pajak pemerintah, agar para Scribes tidak meringankan pajak yang harus ditanggung oleh orang miskin dan kaum lemah.[1]

Referensi

  1. ^ "Sejarah Pajak Sebelum Masehi". Pajak.com.


Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.