Terminal Cinta
| Terminal Cinta | |
|---|---|
| Sutradara | Abrar Siregar |
| Produser | Harris Lasmana |
| Skenario | Abrar Siregar |
Berdasarkan | Terminal Cinta Terakhir oleh Ashadi Siregar |
| Pemeran |
|
| Penata musik | Idris Sardi |
| Sinematografer | Harry Susanto |
| Editor | Cassim Abbas |
Perusahaan produksi | PT. Nusantara Film |
Tanggal rilis | 1977 |
| Negara | Indonesia |
| Bahasa | Bahasa Indonesia |
Terminal Cinta adalah film Indonesia tahun 1977 yang disutradarai oleh Abrar Siregar. Film ini diperankan oleh Rendra, Marini Soerjosoemarno dan Chitra Dewi. Film ini merupakan adaptasi dari novel berjudul Terminal Cinta Terakhir karya novelis Indonesia, Ashadi Siregar.
Sinopsis
Joki Tobing (WS Rendra) seorang muda pembangkang baru datang dari Medan bekerja sebagai wartawan. Dia dipecat oleh pemimpin redaksinya, bahkan diusir oleh pamannya tempat dia menginap, karena laporannya sebagai wartawan, di antaranya menulis bahwa Sang paman sebagai koruptor, begitu juga ayahnya. Dalam keadaan menganggur Joki berjumpa dengan Widuri (Marini) seorang pegawai DKI. Hubungan Joki-Widuri makin erat, tetapi Widuri makin ragu untuk membuka diri seperti yang dikehendaki Joki. Suatu saat Joki melihat Widuri berjalan dengan seorang asing.
Joki marah, dan makin marah karena dia didesak ayah-ibunya untuk mengawini Meinar (Ita Mustafa), anak pamannya. Sedangkan Meinar yang sudah lama menaruh hati pada Joki juga dicintai oleh sahabatnya sendiri, Wawan (Charly Sahetapy). Desakan ayah-ibu Joki membuat hubungan antara anak dan orang tua putus, dipicu dengan pernyataan Joki tentang kebobrokan kaum tua. Ibu Joki sakit keras. Pada saat yang bersamaan anak Widuri dirawat di rumah sakit sama karena kecelakaan. Di situlah Joki mengetahui latar belakang Widuri dari Anton (Amoroso Katamsi), sahabat Widuri saat kuliah. Maka Joki-Widuri kembali mesra.
Pemeran
- Rendra sebagai Joki Tobing
- Marini Soerjosoemarno sebagai Widuri
- Chitra Dewi
- Maruli Sitompul
- Aedy Moward
- Rae Sita
- Amoroso Katamsi sebagai Anton
- Ita Mustafa sebagai Meinar
- Charlie Sahetapy sebagai Wawan
- Bulbul Salim
- Heliana Siregar
- Berlin Tambunan
- Narto Erawan Dalimarta
- Jajang C. Noer
- Sukri Musa
Pranala luar
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.