Tony Taulo

Tony Taulo
LahirWillem Alexander Tony Taulo
10 Januari 1971 (umur 55)
Dili, Timor Portugis
KebangsaanIndonesia
Nama lainTony Taulo
PekerjaanAktor, pendeta
Tahun aktif1995 - sekarang
Orang tuaDoris Alexander Aminadab Taulo SH

Willem Alexander Tony Taulo, atau lebih dikenal dengan nama Tony Taulo (lahir 10 Januari 1971), adalah aktor berkebangsaan Indonesia keturunan Timor Leste. Namanya mulai dikenal setelah memenangi Festival Keaktoran yang disiarkan di hampir semua televisi swasta nasional (1995). Tony lebih banyak bermain film bergenre komedi. Salah satunya adalah Cinta Dalam Kardus yang disutradarai oleh Raditya Dika (2012).[1]

Kehidupan pribadi

Tony Taulo dilahirkan dari keluarga yang berasal dari Timor Leste, anak ke 4 dari 6 bersaudara. Ayahnya, Doris Alexander Aminadab Taulo, SH (alm), adalah mantan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan jabatan terakhir adalah Ketua Pengadilan Tinggi Kupang, Nusa Tenggara Timur. Sedangkan Letnan Jenderal Kiki Syahnakri adalah pamannya. Sebelum merambah ke dunia industri film, Tony adalah seorang karyawan sebuah hotel di Cilacap. Dia ditugaskan di bagian house keeping sebagai asisten manajer. Tak hanya seni peran, dia juga mendalami seni suara. Bersama kawannya, musisi Joshua Igho dia kerap tampil di pertunjukan-pertunjukan band. Hingga suatu saat datanglah kesempatan emas yang diraih Tony dengan mengikuti ajang kompetisi keaktoran di Jakarta. Usahanya tak sia-sia, dan ia memenangi penghargaan sebagai juara. Dari perhelatan itulah, namanya mulai dilirik oleh para produser dan rumah produksi untuk ikut bermain dalam sinetron maupun film. Sinetron pertama yang dimainkannya adalah Keluarga Cemara yang disutradarai oleh Arswendo Atmowiloto (1996). Beruntun setelah itu dia juga bermain bersama Novia Kolopaking, Sandy Nayoan, dan lain-lain.[2]

Namun perkembangan selanjutnya, Tony lebih banyak bermain untuk film televisi dan film layar lebar. Bersama Raditya Dika dia dicasting jadi manajer kafe tempat Raditya Dika memerankan dirinya sebagai Miko pada sesi acara stand up comedy. Di serial sitkom (situasi komedi) pun pernah jalani ketika Arswendo kembali memproduksi serial sitkom di RCTI dengan judul Satu kakak tujuh keponakan (1998).[3][4]

Filmografi

Referensi

  1. ^ "Kapan Lagi, diakses 16 Feb 2015". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-06-21. Diakses tanggal 2015-02-16.
  2. ^ "Ceritamu, diakses 16 Feb 2015". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-09-23. Diakses tanggal 2015-02-16.
  3. ^ "Indonesia Film Center, diakses 16 Feb 2015". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2016-03-05. Diakses tanggal 2015-02-16.
  4. ^ "Satu Timor, diakses 16 Feb 2015". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-02-16. Diakses tanggal 2015-02-16.


Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.