Tylecodon paniculatus
| Tylecodon paniculatus | |
|---|---|
| Tylecodon paniculatus di Cagar Alam Rooiberg, Afrika Selatan. | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Klad: | Tracheophyta |
| Klad: | Angiospermae |
| Klad: | Eudikotil |
| Ordo: | Saxifragales |
| Famili: | Crassulaceae |
| Genus: | Tylecodon |
| Spesies: | T. paniculatus
|
| Nama binomial | |
| Tylecodon paniculatus | |
| Sinonim | |
| |
Tylecodon paniculatus, yang juga dikenal sebagai butter bush, butter tree, butterboom atau rooisuikerblom (bahasa Afrikaans), adalah spesies tumbuhan sukulen dalam genus Tylecodon yang termasuk dalam famili Crassulaceae.[1]
Etimologi
Nama genus ini merupakan anagram suku kata dari nama sebelumnya Cotyledon, yang diciptakan oleh Helmut Toelken yang memisahkan beberapa spesies ke dalam genus mereka sendiri.[2]
Epitet Latin spesies ini merujuk pada bentuk perbungaan — panikula terminal yang bercabang.
Nama umum merujuk pada batangnya yang lunak, berdaging, dan rapuh. Selama berabad-abad, anak-anak menggunakan batang yang lunak dan licin ini sebagai kereta luncur.[3]
Deskripsi
Tylecodon paniculatus adalah pohon kerdil sukulen yang kokoh dan tebal, tumbuh hingga tinggi 2,5–3 m, dengan batang yang sangat gemuk dan biasanya memiliki tajuk bulat yang bercabang baik. Batang utama tunggal dan dahan-dahannya ditutupi oleh kulit kayu berwarna kuning mustard hingga hijau zaitun yang mengelupas dalam lembaran kertas yang agak tembus cahaya. Cabang-cabangnya pendek, dengan bekas daun yang menonjol. Daun-daunnya berkelompok dan tersusun secara spiral di sekitar apeks ujung pertumbuhan, berbentuk sederhana selama musim dingin; bentuknya seperti dayung, panjang 5–12 cm dan lebar 2–10 cm, berdaging tebal, berwarna hijau kekuningan cerah; apeksnya meruncing lebar hingga membulat, pangkalnya meruncing tanpa tangkai daun. Tumbuhan ini bersifat gugur daun. Perbungaannya berupa tirsus yang spektakuler, ramping, dan tegak hingga 40 cm, dengan tangkai berwarna merah tua cerah. Bunga memiliki lima sepal yang bersatu dan lima petal yang bersatu, membentuk tabung berbentuk guci berwarna kuning jingga hingga merah dengan panjang 1,5–2,5 cm dengan lobus yang menyebar. Sepuluh stamen menggantung pada awalnya, kemudian tegak saat tabung petal mengering.[4][5]
Tumbuhan ini dapat bersilangan dengan Tylecodon wallichii.[6]
Habitat
Lereng berbatu di Succulent Karoo.
Persebaran
Spesies ini tumbuh di wilayah gersang dengan curah hujan musim dingin dari Namibia hingga barat daya Afrika Selatan.
Toksisitas
Tumbuhan ini mengandung glikosida jantung tipe bufadienolida yaitu kotiledosida yang menyebabkan kotiledonosis atau keracunan nenta ("krimpsiekte") pada domba dan kambing.[7]
Subspesies
- Tylecodon paniculatus subsp. paniculatus — dari Namibia barat daya hingga Cape Province.
- Tylecodon paniculatus subsp. glaucus van Jaarsv. — Namibia.[1]
Galeri
-
Tanaman muda di awal musim semi di Richtersveld.
-
Tanaman berbunga di ǀAi-ǀAis/Richtersveld Transfrontier Park.
-
Perbungaan muncul pada akhir musim semi hingga pertengahan musim panas tepat saat tanaman menggugurkan daunnya.
-
Bunga di Cagar Alam Anysberg.
Referensi
- ^ a b "Tylecodon paniculatus (L.f.) Toelken". Plants of the World Online. Royal Botanic Gardens Kew. Diakses tanggal 6 Februari 2022.
- ^ Tölken, H. (15 Desember 1978). "New taxa and new combinations in Cotyledon and allied genera". Bothalia. 12 (3): 377–393. doi:10.4102/abc.v12i3.1794.
- ^ Coates Palgrave, Keith (2002). Trees of southern Africa (Edisi 3rd, New / rev. and updated by Meg Coates Palgrave). Cape Town: Struik Publishers. hlm. 239. ISBN 1868723895.
- ^ Eggli, Urs (2003). Illustrated Handbook of Succulent Plants: Crassulaceae. Berlin, Heidelberg: Springer Berlin Heidelberg. hlm. 359. ISBN 978-3-642-55874-0.
- ^ F. Smith, Gideon; R Crouch, Neil; Figueiredo, Estrela (2017). Field Guide to Succulents of Southern Africa. Penguin Random House South Africa. hlm. 317. ISBN 9781775843672.
- ^ Manning, John C.. (2013). Field guide to wild flowers of South Africa. Cape Town: Random House Struik. hlm. 236. ISBN 9781920544874.
- ^ Kellerman, T. S.; Coetzer, J. A. W.; Naudé, T. W.; Botha, C. J. (2005). Plant poisonings and mycotoxicoses of livestock in southern Africa (Edisi 2nd). Oxford: Oxford University Press. hlm. 116–146. ISBN 978-0195761344.
Pranala luar
Media terkait Tylecodon paniculatus di Wikimedia Commons- Bihrmann
- World of Succulents
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.