Awasi Pelanggaran Pilkada 2020, Polri, Bawaslu dan Kejagung Lakukan Langkah Ini

ArtikelDigital.com, Kapolri Jenderal Idham Aziz menghadiri secara langsung penandatanganan peraturan Pilkada 2020 di kantor Bawaslu RI, Jakarta, Senin (20/7/2020).

Dalam kesempatan itu, Polri, Bawaslu, dan Kejaksaan Agung menerbitkan Peraturan Bersama Sentra Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu) Pilkada 2020 untuk menindak dugaan pelanggaran dalam gelaran pemilihan umum.

“Kami (Polri) siap bergandengan tangan bersama Bawaslu dan kejaksaan Agung dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). Saya menunjukkan betul, bahwa Polri betul-betul siap berikan bantuan (Keamanan dan pengakkan hukum),” kata Idham.

Mantan Kapolda Metro Jaya ini memerintahkan anggotanya agar memantau dan mengawal secara langsung proses Pilkada serentak 2020 demi untuk meminimalisir kecurangan.

Pasalnya, Pilkada kali ini digerar secara berbeda dari Pilkada sebelumnya yakni dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19.

“Dan kita akan laksanakan Pemilu ini dalam situasi berbeda. Pengawalan dan penjagaan ekstra ketat perlu dilakukan,” ungkapnya.

Karena itu, Idham meminta keterlibatan masyarakat untuk selalu terupdate memberikan informasi kecurangan dalam proses Pilkada serentak 2020.

“Ada 270 daerah, 9 Provinsi, 224 Kabupaten dan 37 Kota yang akan melaksanakan Pilkada ini. Kami (Polri) siap bergandengan tangan bersama Bawaslu dan kejaksaan Agung. Saya juga berharap, selalu ada laporan update terkait pelaksanaan Pilkada ini kepada Polri,” ungkap Idham.

RSS
Telegram