Bali Dibuka Kembali Untuk Wisatawan Internasional pada 11 September 2020

Spread the love

ArtikelDigital.com, Gubernur Bali I Wayan Koster telah mengumumkan bahwa pulau resor terkenal di dunia itu akan membuka kembali perbatasannya untuk wisatawan internasional pada 11 September dibawah protokol kesehatan yang ketat.

Koster menjelaskan bahwa pemerintah Bali telah menyiapkan rencana tiga fase tentang pembatasan relaksasi untuk menyambut wisatawan ke pulau itu. Fase pertama dimulai pada 9 Juli ketika pemerintah mulai membuka kembali bisnis lokal dan tempat-tempat wisata untuk penduduk Bali.

“Kami akan memulai tahap kedua pada 31 Juli dengan membuka kembali pariwisata untuk wisatawan domestik,” kata Koster, Rabu.

“Fase ketiga akan diluncurkan pada 11 September. Kami akan membuka perbatasan kami untuk wisatawan internasional.”

Gubernur menjelaskan bahwa pemerintahannya telah menetapkan protokol kesehatan di tujuan wisata dan tempat-tempat umum lainnya untuk mengekang penularan virus corona yang sangat menular. Dia juga akan meminta wisatawan internasional untuk dites negatif COVID-19 sebelum perjalanan mereka.

“Wisatawan internasional akan diminta untuk memberikan hasil tes COVID-19 negatif yang berlaku selama dua minggu sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh menteri transportasi,” katanya.

Pariwisata di Bali telah terpukul oleh pandemi global, yang telah memutus perjalanan ke pulau itu, karenanya penurunan tajam dalam wisatawan tahun ini.

Koster mengatakan, wisatawan internasional yang berkunjung ke Bali berkontribusi 41 persen terhadap pendapatan pariwisata negara itu, yaitu sekitar Rp 116 triliun (US $ 7,97 miliar).

Presiden Joko “Jokowi” Widodo sebelumnya mendesak pemerintah daerah untuk memastikan bahwa pariwisata di era normal yang baru memberi para wisatawan keamanan dan kenyamanan sehingga mereka bisa tinggal lebih lama dan menghabiskan lebih banyak.

Koster mengatakan bahwa, pada 2019, 6,3 juta wisatawan internasional mengunjungi Bali, yang merupakan 39 persen dari pariwisata internasional di negara ini.

“Namun, kami tidak ingin hanya fokus pada wisatawan internasional, karena potensi wisatawan lokal juga besar,” kata Koster.

Hingga Jumat, Bali telah mencatat 3.058 kasus COVID-19 yang terdiri dari 3.036 penduduk lokal dan 22 warga asing. Provinsi ini telah menyaksikan 2.321 pemulihan dan 48 kematian.