Bandara Soetta Membentuk Satgas Penanganan Layang-layang di Sekitar Landasan Pacu

ArtikelDigital.com, Operator bandara milik negara PT Angkasa Pura II telah membentuk satuan tugas untuk mencegah orang menerbangkan layang-layang di sekitar zona penerbangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten.

Juru bicara bandara Febri Toga Simatupang mengatakan, Satgas akan mendidik warga sekitar tentang potensi bahaya layang-layang terbang di sekitar bandara.

“Kami telah membentuk tim pejabat dan tokoh daerah untuk mengedukasi warga,” kata Febri, Jumat.

Ia menambahkan, satgas telah mengadakan webinar dan mengunjungi beberapa kecamatan yang berada di sekitar bandara untuk menyebarkan informasi tersebut. Itu juga memasang spanduk yang memperingatkan orang-orang tentang hukuman untuk layang-layang terbang di area keselamatan operasi penerbangan.

Febri mengaku, keluhan dan gangguan terkait layang-layang mulai berkurang setelah satgas mulai mendidik warga sekitar tentang potensi bahaya layang-layang.

Menerbangkan layang-layang di sekitar bandara dianggap berbahaya karena dapat menyebabkan kusut di dalam mesin pesawat.

Undang-undang Penerbangan 2009 membatasi layang-layang terbang di sekitar wilayah operasi penerbangan, dengan Pasal 421 undang-undang tersebut menjatuhkan hukuman hingga tiga tahun penjara dan denda Rp 1 miliar (US $ 67.776) untuk pelanggaran.

RSS
Telegram