Bukan Muslim, Rumah Rocky Gerung Kok Ada Musala dan Sajadah?

ArtikelDigital.com, Mantan Sekretaris BUMN, Said Didu heran melihat gazebo yang difungsikan sebagai musalah di rumah Rocky Gerung.

Di musala itu terdapat sajadah dan mukenah. Padahal, Rocky Gerung bukan seorang muslim.

“Ada sajadah, mukenah. Apakah Rocky Gerung pakai mukenah? atau ada orang yang tinggal di sini? Tapi gak ada perempuan di sini,” ucap Said Didu, dikutip dari channel YouTube MSD, Kamis (9/7).

“Jadi ada sajadah, ada mukenah untuk salat perempuan. Ini Rocky Gerung nih agak aneh. Nanti kita tanya kira-kira apa sih sebenarnya (maksud) Rocky Gerung itu,” tambah Said Didu.

Said Didu menanyakan mengapa ada sajadah dan mukenah di musala itu. Padahal, Rocky tidak mungkin mengenakan mukenah.

“Mungkin ada yang ketinggalan (mukenah) atau sengaja meninggalkan,” jawab Rocky Gerung sambil tertawa.

“Atau menunggu tamu yang akan pakai mukneh?,” tanya Said Didu.

“Ya itu persiapan nanti. Semua harus disiapin bila saatnya tiba,” katanya seraya menegaskan bahwa rumahnya adalah ruang untuk semua manusia.

Islam bukan hal asing bagi Rocky Gerung meskipun dia tidak beragama Islam.

Rocky Gerung pernah belajar filsafat Islam 4 semester dengan Profesor Harun Nasution di IAIN.

Rocky juga pernah belajar hukum Islam di Fakultas Hukum Universitas Indonesia 3-4 semester.

“Jadi saya bisa bicara dengan teman-teman muslim di wilayah muamalah yang horizontal bukan di wilayah vertikal yang isinya akidah,” kata Rocky Gerung beberapa waktu lalu.

Menurut Rocky, di wilayah muamalah, boleh berdebat, tapi tidak di wilayah keyakinan.

“Justru saya menghindari pembicaraan keyakinan dalam agama apapun karena itu bagian paling misteri dari keyakinan seseorang soal iman, hidayah, panggilan,” tuturnya.

Menurut dia panggilan keyakinan seseorang itu hanya bisa dijawab oleh orang itu sendiri karena dia tidak mendengar panggilan orang lain.

“Panggilan langit itu didengar hati nurani dan dijawab dengan hati nurani. Bukan dijawab di depan speaker. God is watching us,” ucap Rocky Gerung.

Menurut Rocky Gerung, problem dasar di Indonesia ini bukanlah perselisihan doktrin agama melainkan soal keadilan sosial.

“Negeri ini justru dibikin cemas seolah-olah problem dasar kita adalah perselisihan doktrin agama. Padahal di dasarnya ada soal keadilan sosial,” tandas Rocky Gerung.

RSS
Telegram