Demokrat Keras Soal RUU Ciptaker: Setelah Ini Akan Ada PHK Habis-Habisan, Pesangon Dibayar Murah!

Spread the love

ArtikelDigital.com, Politisi Demokrat Benny K Harman kembali mengkritik RUU Cipta Kerja / RUU Ciptaker atau Omnibus Law yang baru saja disahkan menjadi UU oleh DPR dan Pemerintah.

Salah satu yang dikritik Benny adalah terkait dengan ketentuan pemotongan pesangon bagi pekerja yang diatur dalam Klaster Ketenagakerjaan.

Menurutnya, berdasarkan UU Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003, pesangon PHK diatur maksimal hingga 32 kali upah.

‘’Yang paling nyata adalah ketentuan tentang pesangon. Pesangon itu sesuai undang-undang eksisting adalah 32 kali gaji,” kata Benny di Jakarta, Selasa (6/10/2020).

Sementara itu, dalam UU baru Cipta Kerja, kata Benny, Pesangon PHK diubah menjadi 19 kali dan ditambah 6 kali oleh pemerintah berupa jaminan kehilangan pekerjaan (JKP), sehingga totalnya menjadi 25 kali upah.

“Lalu pemerintah dikasih tanggungjawab 6 kali, itu pun mekanismenya asuransi dan totalnya 25 kali upah,” ungkap Anggota Komisi III DPR RI itu.

Ia pun mempertanyakan talangan dana yang akan diberikan pemerintah itu terhadap para pekerja ketika di PHK.

Pasalnya, Negara sedang mengalami kesulitan ekonomi akibat dampak Covid-19.

“Bayangkan, duit dari mana pemerintah bayar itu, apalagi dalam situasi ekonomi sulit ini,’’ tandas anak buah Agus Harimurti Yudhoyono ini.

Ia pun memprediksi pasca pengesahan RUU Ciptaker akan ada gelombang PHK bagi para buruh dan pesangon pesangon akan dibayar murah.

“Setelah ini akan ada PHK habis-habisan dan dengan undang-undang ini, pesangon akan dibayar jauh lebih murah!” tandas Benny.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *