Dikabarkan Sekarat, Donald Trump Merasa Jauh Lebih Baik

Spread the love

ArtikelDigital.com, Presiden AS Donald Trump dikabarkan sekarat. Ia mengalami kelelahan dan kesulitan bernapas setelah dinyatakan terpapar virus corona atau Covid-19.

Kondisi presiden ke-45 AS itu disebutkan lebih serius dari dugaan awal. Ia telah dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif.

Pria berusia 74 tahun itu dikabarkan mengalami demam, menggigil, sesak nafas, dan batuk karena virus corona.

Namun kondisi terkini Donald Trump masih simpang siur.

Dokter mengatakan Trump mulai membaik. Tetapi kepala stafnya, Mark Meadows, mengatakan gejalanya sangat memprihatinkan.

“Tanda-tanda vital Presiden Trump sangat memprihatinkan selama hari terakhir dan dia tidak lepas dari bahaya,” kata kepala staf Gedung Putih pada hari Sabtu.

Pernyataan itu berbeda dengan gambar yang diperlihatkan oleh dokter presiden di televisi beberapa menit sebelumnya.

Di tengah kesimpangsiuaran informasi itu, Trump muncul dalam sebuah video yang diposting melalui akun Twitter @realDonaldTrump, Minggu (4/10).

Dalam video berdurasi 4:02 menit itu, Trump menjelaskan bahwa kondisinya mulai membaik.

Trump mengatakan dia mulai merasa baik, tetapi menambahkan bahwa tingkat keparahan kasusnya mungkin akan terlihat dalam beberapa hari mendatang.

Video itu menunjukkan dia duduk di meja konferensi di rumah sakit dan mengenakan jas tapi tanpa dasi.

“Anda tidak tahu, selama beberapa hari ke depan, saya rasa itu ujian yang sebenarnya,” kata Trump dalam video.

“Jadi kita akan melihat apa yang terjadi selama beberapa hari ke depan,” tambahnya.

Trump berkata bahwa dia merasa tidak enak badan ketika dia tiba di Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed. Namun dia menyebut kondisinya saat ini mulai membaik.

“Saya merasa jauh lebih baik sekarang dan berharap untuk segera kembali bekerja,” katanya.

Sementara dokter presiden Sabtu pagi menyatakan bahwa presiden baik-baik saja dan sangat bersemangat setelah malam pertamanya di rumah sakit karena virus corona.

Mark Meadows, kepala staf, memberikan penilaian yang lebih bijaksana dan memperingatkan bahwa dua hari berikutnya akan menjadi sangat penting dalam menentukan hasil akhir dari penyakit tersebut.

“Tanda-tanda vital presiden selama 24 jam terakhir sangat memprihatinkan dan 48 jam ke depan akan sangat penting dalam hal perawatannya,” kata Meadows kepada wartawan.

“Kami masih belum berada di jalur yang jelas menuju pemulihan penuh,” tambah Mark Meadows.