Gadis Diduga Diperkosa Oleh Sepupu ‘Diperkosa Lagi’ Oleh Ayah Mertua Setelah Melahirkan

Spread the love

ArtikelDigital.com, Seorang anak perempuan berusia 13 tahun dari Denpasar, Bali, yang hamil setelah diduga diperkosa berkali-kali oleh sepupunya dan dipaksa menikah dengannya, dilaporkan diperkosa lagi oleh ayah mertuanya setelah melahirkan.

Peristiwa dugaan itu terungkap setelah pejabat dari Puskesmas Denpasar Selatan merasa curiga dengan perilaku gadis itu selama pemeriksaan kesehatan. Para pejabat kemudian memberi tahu pihak berwenang.

Gadis itu kemudian mengatakan kepada pejabat dari Pusat Perawatan Terpadu Denpasar untuk Pemberdayaan Perempuan dan Anak-anak (P2TP2A) bahwa dia telah diperkosa.

“Setelah berkomunikasi dengannya, dia mengakui bahwa dia diperkosa oleh sepupunya sampai dia hamil. Setelah bayi itu lahir, dia diperkosa oleh ayah mertuanya,” Gusti Ayu Agung Yuli Marhaeningsih, seorang penasihat hukum dari Denpasar P2TP2A, mengatakan pada hari Jumat.

Marhaeni mengatakan gadis itu dan orang tuanya datang ke kantor P2TP2A untuk diinterogasi lebih lanjut.

“Orangtuanya mengatakan bahwa dia telah diperkosa oleh sepupunya yang tinggal di dekat rumah mereka. Namun, mereka memutuskan untuk tidak melaporkan kejadian itu kepada polisi, karena pelaku setuju untuk mengambil tanggung jawab atas tindakannya dengan menikahinya,” katanya.

Gadis itu dan yang diduga pemerkosa tidak mendaftarkan pernikahan mereka, karena mereka berdua masih di bawah umur.

“Perintah pengadilan diperlukan untuk mendaftarkan pernikahan anak. Karena mereka tidak melaksanakan prosedur, mereka memutuskan untuk menikah secara tidak resmi,” kata Marhaeningsih.

Dia juga menjelaskan bahwa bayi itu diambil dari gadis itu oleh anggota keluarga lain tak lama setelah lahir pada awal 2020.

Marhaeningsih mengatakan bahwa orang tua gadis itu tidak tahu apa yang harus mereka lakukan mengenai insiden itu, karena mereka tidak yakin tentang masalah hukum. Dia mengatakan pejabat dari P2TP2A Denpasar telah menyarankan orang tua gadis itu untuk melaporkan kejadian tersebut ke polisi karena dugaan insiden tersebut melanggar hukum.

“Kami telah menyarankan mereka untuk pergi ke polisi, tetapi mereka mengatakan mereka masih memikirkannya karena gadis itu akan menempatkan suami dan ayah mertuanya di balik jeruji besi,” katanya.