Gunung Merapi meletus dua kali, para pejabat menyarankan warga untuk waspada

Spread the love

ArtikelDigital.com, Gunung Merapi di Jawa Tengah meletus dua kali pada hari Minggu pagi, Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Bencana Geologi Yogyakarta (BPPTKG) melaporkan.

BPPTKG Yogyakarta mengatakan letusan pertama mencapai ketinggian 6.000 meter dan berlangsung 328 detik dengan amplitudo 75 milimeter, sedangkan letusan kedua berlangsung 100 detik.

“Bahaya saat ini adalah awan panas bergulung turun dari puncak dan material vulkanik lainnya dari letusan eksplosif,” kata pusat itu melalui pernyataan tertulis yang dirilis pada hari Minggu, menambahkan bahwa masyarakat harus tetap berada di luar radius 3 kilometer dari puncak untuk menghindari kemungkinan bahaya.

Pusat ini juga menyarankan warga yang tinggal di dekat Merapi untuk waspada terhadap abu vulkanik dan kemungkinan aliran lahar, terutama jika hujan turun di sekitar puncak Merapi.

Juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati mengatakan bahwa, pada hari Minggu pagi, desa-desa di delapan kabupaten di sekitar Merapi telah mengalami hujan abu, dengan semburan abu di Kabupaten Srumbung menjadi yang paling parah.

Gunung Merapi adalah salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia. Sebuah letusan pada tahun 2010 menewaskan lebih dari 300 orang dan memaksa hampir 400.000 orang mengungsi. Pihak berwenang telah meningkatkan tingkat peringatan Merapi menjadi waspada (tingkat kehati-hatian), tingkat tertinggi kedua di sistem peringatan empat tingkat negara tersebut.