Indonesia Berbelasungkawa Ke Libanon Pasca Ledakan

Spread the love

ArtikelDigital.com, Pemerintah Indonesia telah menyatakan belasungkawa terdalamnya kepada rakyat Lebanon dan para korban ledakan kembar mematikan yang mengguncang pelabuhan di ibukota Beirut pada Selasa sore.

“Hati kami bersama rakyat Lebanon selama masa yang sulit dan penuh kesedihan ini,” Kementerian Luar Negeri mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, menambahkan bahwa pemerintah Indonesia akan terus memantau perkembangan di Libanon setelah ledakan.

Kementerian sedang menjaga komunikasi yang erat dengan Kedutaan Besar Indonesia di Beirut untuk memastikan keselamatan semua warga negara Indonesia di negara ini.

Hampir 1.450 warga Indonesia tinggal di Libanon saat ini, yang terdiri lebih dari 200 warga sipil dan 1.234 pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Kontingen Garuda, yang tampaknya akan membantu proses evakuasi setelah insiden yang menewaskan sedikitnya 100 orang tewas dan hampir 4.000 lainnya terluka. Jumlah itu diperkirakan akan meningkat karena banyak orang masih hilang.

Seorang warga negara Indonesia, yang diidentifikasi sebagai NNE, dilaporkan terluka dalam ledakan itu tetapi ia telah pulang dengan selamat setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit setempat.
Kedutaan Indonesia di Beirut dapat dihubungi di +961 70 817 310, kemlu.go.id melaporkan.

Presiden Libanon Michel Aoun mengatakan bahwa 2.750 ton amonium nitrat, yang digunakan dalam pupuk, telah disimpan selama enam tahun di pelabuhan tanpa langkah-langkah keamanan.

Para pejabat tidak mengungkapkan penyebab ledakan itu, tetapi sumber keamanan dan media mengatakan itu dimulai dengan pekerjaan pengelasan yang dilakukan di sebuah lubang di gudang.

Perdana Menteri Hassan Diab berjanji akan ada pertanggungjawaban atas ledakan di “gudang berbahaya”, dan menambahkan “mereka yang bertanggung jawab akan membayar harganya”.