Indonesia Menyiapkan 3 Skenario Haji Di tengah Pandemi

ArtikelDigital.com, Kementerian Agama telah menyiapkan tiga skenario pemberangkatan haji tahun depan. Indonesia telah memutuskan untuk membatalkan keberangkatan haji tahun ini, yang awalnya dijadwalkan pada 26 Juni.

Karena penundaan haji dan umrah (haji kecil) yang tidak terbatas di Arab Saudi tidak memberikan cukup waktu bagi pemerintah untuk mempersiapkan protokol kesehatan untuk perjalanan tersebut.

Namun, jika pandemi selesai pada 2021, 221.000 jemaah haji 2020 akan berangkat tahun depan. Para jemaah yang semula dijadwalkan berangkat pada 2021 akan ditangguhkan hingga 2022.

“Kecuali Indonesia mendapat kuota lebih besar dari Arab Saudi tahun depan,” kata Direktur Jenderal Haji dan Umrah Kementerian Haji Nizar Ali, Selasa.

Dalam skenario kedua, di mana pandemi COVID-19. melambat, kuota jemaah akan dikurangi dan tidak semua jamaah 2020 berangkat pada 2021.

”Kalau diturunkan hingga 50 persen dari kuota, pasti ada biaya tambahan untuk penerbangan dan akomodasi karena layanan ini juga berlaku protokol kesehatan dengan mengurangi kapasitas, “kata Nizar.

Skenario ketiga, di mana pandemi masih belum terkendali pada tahun 2021, akan membuat haji dibatalkan lagi dan jemaah haji ditunda hingga 2022.

Sekitar 2,5 juta Muslim di seluruh dunia mengunjungi Mekah dan Madinah untuk ziarah keagamaan.

Bagi banyak orang Indonesia, ini adalah acara sekali seumur hidup dan orang menunggu rata-rata 20 tahun untuk menjadi bagian dari kuota tahunan.

Hingga Selasa, Arab Saudi telah melaporkan 308.654 kasus COVID-19 dan 3.691 kematian, menurut kompilasi data oleh Universitas Johns Hopkins.

RSS
Telegram