Jakarta Mengumpulkan Lebih Dari Rp 2 Miliar Denda Dari PSBB

Spread the love

ArtikelDigital.com,Pemerintah Jakarta telah mengumpulkan denda miliaran rupiah dari pelanggar pembatasan sosial skala  besar (PSBB) ibukota, di tengah pandemi COVID-19.

Kepala Badan Urusan Umum Jakarta (Satpol PP) Arifin mengatakan bahwa badan tersebut telah mengumpulkan total denda sebesar 2,47 miliar (US $ 188.120) dari para pelanggar PSBB, yang telah diperpanjang hingga 13 Agustus.

Sebagian besar denda dikumpulkan dari orang-orang yang ditemukan tidak mengenakan masker di tempat umum.

Hingga Senin, agensi telah mendenda 62.198 orang karena tidak memakai masker, kata Arifin.
Petugas Satpol PP juga mendenda bisnis yang gagal mematuhi protokol kesehatan, seperti membatasi jumlah pengunjung hanya 50 persen dari kapasitas premis.

“Sisanya dari denda dikumpulkan dari acara sosial dan budaya yang diadakan oleh operator bisnis pariwisata,” kata Arifin pada hari Selasa seperti dikutip oleh kompas.com.

Pemerintah provinsi memberlakukan denda untuk meningkatkan kepatuhan publik terhadap protokol kesehatan, karena pandemi tidak menunjukkan tanda-tanda mereda dalam waktu dekat.

“Kami berharap ini bertindak sebagai efek jera sehingga masyarakat dapat didisiplinkan dan mematuhi aturan yang ditetapkan,” kata Arifin.

Menurut perhitungan pemerintah, Jakarta telah mencatat 23.380 kasus COVID-19 yang dikonfirmasi pada hari Rabu, dengan 888 kematian dan 14.760 pemulihan.

Gubernur Anies Baswedan memperpanjang masa transisi PSBB selama dua minggu pada 30 Juli setelah peningkatan harian kasus COVID-19 gagal melihat tren sebaliknya.