Jokowi Menghormati Pekerja Medis yang Gugur Menjelang Hari Kemerdekaan

ArtikelDigital.com, Presiden Joko “Jokowi” Widodo telah memberikan penghargaan anumerta kepada 22 pekerja medis yang kehilangan nyawa dalam perang melawan COVID-19, di antara lusinan penerima penghargaan yang diakui atas layanan terhormat mereka kepada negara menjelang Hari Kemerdekaan.

Penghargaan diberikan kepada anggota keluarga almarhum dokter dan perawat dalam upacara yang digelar di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis.

“Penghargaan ini diberikan kepada mereka yang telah melakukan pengabdian kepada bangsa. Pemilihan penerima penghargaan dilakukan dengan pertimbangan yang matang,” kata Jokowi usai acara.

Sembilan tenaga medis dianugerahi Bintang Jasa Pratama, peringkat kedua Bintang Jasa, yaitu dokter Djoko Judodjoko, Bambang Sutrisna, Exsenveny Lalopua, Bartholomeus Bayu Satrio Kukuh Wibowo, Heru Sutantyo dan Wahyu Hidayat, serta perawat Setia Aribowo, Mursyida dan Elok Widyaningsih.

Presiden juga menganugerahkan Bintang Jasa Nararya kelas III Bintang Jasa kepada 13 tenaga medis yaitu dokter Hadio Ali Khazatsin dan Adi Mirsa Putra; dokter gigi Umi Susana Widjaja, Gunawan Oentaryo, Anna Herlina Ratnasari, Amutavia Pancarsari Artsianti Putri dan Yuniarto Budi Santosa; dan perawat Ninuk Dwi Pusponingsih, Sugiarto, Mulatsih Widji Astuti, Adharul Anam, Nuria Kurniasih dan Nur Putri Julianty.

Juru bicara kepresidenan Fadjroel Rachman mengatakan medali juga diberikan sebagai simbol penghormatan dan duka negara.

“Ini simbol kesedihan kami yang mendalam dan penghormatan tertinggi kepada tenaga medis garis depan yang menangani pasien COVID-19,” katanya.

Ke 22 tenaga medis yang meninggal itu termasuk di antara 53 penerima penghargaan yang diberikan setiap tahun sebagai bagian dari perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia.

Dalam acara tersebut, Jokowi juga memberikan medali penghargaan kepada 31 tokoh lainnya termasuk mantan presiden Megawati Soekarnoputri yang dianugerahi Medali Kepeloporan (medali perintis) dan mantan Ketua Badan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Jimly Ashiddiqie yang menerima Bintang Penegak Demokrasi Utama.

Presiden juga menganugerahkan Bintang Jasa Utama, Bintang Jasa kelas satu kepada enam penerima, di antaranya adalah tokoh politik, yaitu mantan Ketua DPR Bambang Soesatyo dari Partai Golkar, Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang berkuasa dan Ahmad Muzani dari Partai Gerindra dan mantan wakil ketua DPR Utut Adianto dari PDI-

Dia juga menganugerahkan Bintang Mahaputera Nararya, salah satu penghargaan sipil tertinggi negara kepada tujuh orang, termasuk mantan Wakil Ketua MPR Mahyudin dan Farouk Muhammad Saleh, mantan Wakil Ketua DPR Fadli Zon dari Partai Gerindra dan Fahri Hamzah dari Partai Gelora serta mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Suhardi Alius.

RSS
Telegram