Kelompok Anti Graft melaporkan pemimpin KPK untuk ‘gaya hidup hedonistik’

ArtikelDigital.com, Komunitas Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) telah melaporkan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri ke dewan pengawas badan antigraft untuk dugaan pelanggaran etika.

Menurut MAKI, Jenderal Polisi menggunakan helikopter pribadi dalam perjalanan pribadi dari ibukota Sumatra Selatan Palembang ke kota Baturaja di provinsi yang sama pekan lalu. Mereka menganggap ini sebagai indikasi “gaya hidup hedonistik”.

“Para pemimpin KPK dilarang mengadopsi gaya hidup mewah,” kata koordinator MAKI Boyamin Saiman, Rabu. Dia mengatakan ini diperlukan karena “empati kepada publik” sebagaimana diatur dalam peraturan dewan pengawas KPK No. 1/2020 tentang kode etik KPK.

Boyamin mengatakan laporan itu telah diserahkan ke dewan pengawas melalui email. Laporan itu berisi foto-foto Firli yang menaiki taksi helikopter, kadang-kadang disebut helimousine, yang dapat menelan biaya hingga US $ 1.400 untuk satu jam penggunaan menurut laporan Reuters.

MAKI juga melaporkan dugaan kelalaian Firli dalam mematuhi protokol kesehatan selama wabah COVID-19 yang sedang berlangsung. Dia tidak mengenakan masker selama kunjungannya ke Baturaja, kata Boyamin, seperti dilansir kompas.com.

RSS
Telegram