Kementerian Memberikan Pulsa Paket Data Rp 7,2 triliun, untuk Mendukung Pembelajaran Jarak Jauh

Spread the love

ArtikelDigital.com, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan memberikan bantuan sosial senilai Rp 7,2 triliun (US $ 532 juta) dalam bentuk pulsa telepon dan paket data internet untuk mendukung siswa dan guru dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh selama empat bulan ke depan.

Menteri Nadiem Makarim mengumumkan rencana tersebut saat rapat dengan Komisi X DPR bidang pendidikan, Kamis. “Kami berharap subsidi ini dapat membantu semua siswa dan guru [selama pandemi ini],” kata Nadiem.

Subsidi akan diberikan kepada siswa sekolah dalam bentuk paket data internet 35 gigabyte (GB) setiap bulan, sedangkan untuk guru akan mendapatkan paket data 42 GB.

Mahasiswa dan dosen akan mendapatkan paket data 50 GB per bulan selama empat bulan ke depan.

Nadiem mengatakan biaya data dan tagihan telepon telah menjadi perhatian utama di kalangan orang tua, karena para siswa dipaksa untuk belajar dari jarak jauh selama penutupan sekolah di tengah wabah tersebut.

Sekretaris Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Sutanto, mengatakan pulsa dan paket data internet akan ditransfer langsung ke nomor telepon siswa dan guru yang terdaftar di lembaga pendidikan setempat.

Kementerian juga telah mendapatkan dana bantuan tambahan sebesar Rp 1,7 triliun untuk diberikan kepada guru, dosen dan pekerja sektor pendidikan lainnya.

Uang tersebut diambil dari realokasi dana dari beberapa program, di antaranya Mobilization Organization Program (POP) yang akan ditangguhkan hingga 2021.