Kisah Pria yang Membeli Tiket First Class Seumur Hidup tapi buat American Airline Rugi Besar

Spread the love

ArtikelDigital.com, Jika berbicara tentang tiket pesawat apalagi First Class memang sangat mahal harganya, namun apa yang dialami pria ini justru sangat beruntung.

Keberuntungannya tersebut malah justru membuat maskapai penerbangan American Airline rugi besar. Kok bisa?

Kejadian tersebut bermula ketika pada tahun 1981 ketika maskapai American Airlines dalam masalah keuangan, dan mereka sedang membutuhkan uang akan tetapi kondisi yang suku bunga sangat tinggi.

Direktur baru perusahaan memikirkan ide cemerlang untuk menjual tiket kursi kelas satu seumur hidup tanpa batas, dan tambahan sebesar $ 150.000 untuk siapa pun yang ingin kamu bawa.

Sehingga total menjadi $ 400.000, dengan menghitung inflasi maka seharga $ 1,2 juta uang hari ini dan itu merupakan sebuah ide yang amat buruk.

Pihak maskapai berasumsi bahwa pembeli tidak akan menggunakan tiketnya secara berlebihan tetapi mereka gagal untuk mempertimbangkan orang yang memiliki jiwa penjelajah tinggi.

Pria bernama Steven Rothstein adalah salah satu dari pembeli tiket yang sangat beruntung pada waktu itu.

Dia menggunakannya begitu sering sesuka hati, bahkan dirinya akan terbang ke Paris hanya untuk sarapan dan makan siang sampai makan malam.

Number of flights: 10,000
Miles travelled: 10 million
Frequent flier miles earned: 40 million
Trips to England: 500
Trips to Tokyo: 120
Trips to Australia: 70

Yang lebih mengesankannya lagi adalah dia sering meminjamkan tiket seumur hidupnya buat dipakai orang lain. Akibatnya American Airlines merugi sebesar $ 21.000.000.

Namun sayang, pada tahun 2008 silam tiket seumur hidupnya dibekukan. Meski begitu Steven Rothstein merasa senang bisa mendapatkan kesempatan tersebut.