Mt. Sinabung Kembali Meletus, Menyemburkan Abu Vulkanik Setinggi 2.000 Meter

ArtikelDigital.com, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, meletus lagi beberapa kali pada Kamis, memuntahkan kolom abu dan asap setinggi 2.000 meter ke udara.

Letusan pertama tercatat pada pukul 06.07 dan berlanjut selama sekitar 11 menit, dengan kolom abu setinggi 1.000 m bergerak ke arah timur, tenggara dan selatan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan.

Letusan kedua berlangsung sekitar 20 menit mulai pukul 13.08. saat gunung berapi memuntahkan kolom abu setinggi 2.000 m, yang bertiup ke arah timur dan tenggara, kata Pusat Mitigasi Bencana Vulkanologi dan Geologi (PVMBG).

Hingga Kamis, PVMBG masih mempertahankan status siaga gunung berapi di Siaga, atau level tiga dari sistem peringatan empat tingkat. Pihak berwenang, bagaimanapun, telah mengingatkan masyarakat untuk menghindari radius 3 kilometer dari kawah, yang ditetapkan sebagai zona bahaya.

Warga juga didorong untuk memakai masker untuk melindungi sistem pernapasan dan membersihkan atap dari abu vulkanik yang tebal agar rumah mereka tidak rusak.

“Mereka yang tinggal di dekat tepi sungai harus tetap berhati-hati terhadap potensi aliran lahar,” kata PVMBG dalam sebuah pernyataan.

PVMBG juga mengeluarkan pemberitahuan observasi gunung berapi kode oranye untuk penerbangan (VONA) setelah letusan Kamis.

Kode warna di tingkat peringatan VONA mencerminkan kondisi di atau dekat gunung berapi. Kode hijau menunjukkan keadaan normal dan tidak meletus; kuning menunjukkan tanda-tanda kerusuhan yang meningkat di atas tingkat latar belakang yang diketahui; oranye berarti ada kerusuhan yang meningkat dengan kemungkinan letusan yang meningkat; dan merah meramalkan letusan yang akan segera terjadi dengan emisi abu yang signifikan ke atmosfer.

Mt. Sinabung meletus lagi untuk pertama kalinya setelah 14 bulan tidak aktif pada pukul 1:58 pagi tanggal 8 Juli, mengeluarkan kolom abu setinggi 2.000 m yang kemudian menyebar hingga Berastagi, yang terletak sekitar 30 km dari gunung berapi. Letusan kedua terjadi kemudian pada pukul 17:18. pada hari yang sama, menghasilkan kolom abu setinggi 1.000 m.

Disusul serangkaian letusan yang menghasilkan kolom abu setinggi 5.000 m pada hari Senin.

Gunung 2.460 m kembali hidup pada tahun 2010 untuk pertama kalinya dalam 400 tahun. Gunung ini meletus sekali lagi pada tahun 2013 dan tetap aktif sejak saat itu.

Sedikitnya 16 orang tewas dalam salah satu letusan Gunung Sinabung pada 2014. Dua tahun kemudian, letusan lain menewaskan tujuh orang.

RSS
Telegram