Pangandaran Menyambut Wisatawan Lokal Tanpa Persyaratan Rapid Tes

Spread the love

ArtikelDigital.com, Mulai hari Rabu, penduduk Jawa Barat dilaporkan akan diizinkan untuk mengunjungi tujuan wisata di Kabupaten Pangandaran tanpa harus menunjukkan hasil tes cepat mereka untuk COVID-19.

Persyaratan masih akan berlaku untuk wisatawan dari luar Jawa Barat.

“Turis dari Jawa Barat bebas [masuk tanpa] tes cepat,” Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan dalam sebuah pernyataan seperti dikutip oleh kompas.com pada hari Selasa.

Namun, administrasi akan memperketat protokol kesehatan untuk bisnis terkait pariwisata, termasuk mengharuskan petugas untuk menjalani tes diagnostik molekul cepat (TCM), yang dapat menghasilkan hasil dalam dua jam.

Sebulan yang lalu, tes cepat adalah persyaratan untuk semua wisatawan yang pergi ke Pangandaran. Pada saat itu, kabarnya kabarnya menyambut sekitar 10.000 pengunjung dan menolak masuk ke kurang lebih jumlah orang yang sama.

Administrasi juga telah mengizinkan angkutan umum untuk beroperasi dan acara pribadi atau upacara berlangsung.

Kabupaten saat ini memiliki 11 pasien COVID-19, tujuh di antaranya telah pulih.

Administrasi sejauh ini telah melakukan 2.300 tes swab dan 3.000 tes cepat pada penduduk.

Sementara itu, pembatasan sosial skala besar (PSBB) yang dilaksanakan oleh pemerintah Jawa Barat di Bogor, Depok dan Bekasi (Bodebek) dijadwalkan berakhir pada hari Kamis.