Pedagang Asongan Keluhkan Mahalnya Tagihan Listrik

ArtikelDigital.com, Sejumlah pedagang asongan di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), mengeluhkan mahalnya harga listrik rumahan.

Kondisi ini semakin membebani di tengah sulitnya mencari biaya hidup dalam kondisi pandemi Covid-19.

Arsiah (53) yang menjadi pedagang kue di KP3B mengatakan, sebelum pandemi covid-19, tagihan listrik bulannya sekitar Rp25 ribu-an.

“Tapi sekarang jadi Rp120 ribu setiap bulannya yang harus saya bayar,” katanya Kamis, (16/7/2020).

Menurut Arsiah, kondisi tersebut terjadi beberapa bulan terakhir ketika ditetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) di Banten.

“Sebelumnya saya tidak bisa nyalain tv, karena selalu turun. Setelah diperbaiki PLN, kondisi listrik sudah normal, tapi bayarnya jadi mahal,” ungkapnya.

Arsiah mengatakan jika dirinya tidak mengetahui secara pasti yang dikerjakan pihak PLN.

Ia hanya berharap agar pembayaran iuran listrik kembali normal karena sangat memberatkan.

“Bagi saya hanya sebagai pedagang kue begini, tentu sangat berat. Semoga bisa normal lagi seperti dulu cuma Rp25 ribu per bulan,” katanya.

Arsiah bersama pedagang lainnya berharap agar iuran listrik yang dibebankan kepada warga yang berpenghasilan seperti dirinya tidak memberatkan.

Hingga berita ini ditulis, PLN Cabang Serang belum dapat dimintau keterangan terkait hal tersebut.

RSS
Telegram