Pemerintah akan memulai pembangunan ibu kota baru tahun depan

ArtikelDigital.com, Meskipun terjadi penurunan ekonomi yang disebabkan oleh pandemi COVID-19, pemerintah dijadwalkan untuk memulai pembangunan ibu kota baru di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, sesuai jadwal pada 2021.

“Kami masih dalam tahap perencanaan. Kami saat ini fokus pada desain dasar ibu kota baru dan menyusun RUU relokasi ibu kota dengan DPR, ”kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Basuki Hadimuljono pada hari Rabu seperti dikutip oleh kompas.com.

“Kami berharap tahun depan kami dapat memulai pembangunan ibu kota baru.”

Basuki menjelaskan bahwa pemerintah telah bekerja sama dengan investor domestik dan asing untuk proyek relokasi ibu kota.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri [dalam proyek ini], jadi penting untuk bekerja sama dengan sektor swasta dari negara lain,” katanya.

Ibukota baru, lanjutnya, akan mengadopsi teknologi kota pintar dan ramah lingkungan.

Bendungan itu diperkirakan memiliki kapasitas 11,6 juta meter kubik dengan debit air 2.400 liter per detik.

Selain Sepaku Semoi, kementerian berencana membangun tiga bendungan lain di sekitar ibu kota baru, yaitu Bendungan Batu Lepek, Bendungan Beruas, dan Dam Safiak, ketiganya akan berlokasi di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Basuki mengatakan pada bulan April bahwa kantornya tidak mengalokasikan sebagian dari anggaran 2020 untuk pekerjaan konstruksi awal modal baru.

Menteri Koordinator Kelautan dan Investasi Luhut Pandjaitan secara terpisah mengatakan bahwa pemerintah saat ini tidak dalam posisi untuk mengatakan apakah akan melanjutkan proyek relokasi modal, karena sibuk menangani wabah coronavirus di negara ini.

Pemerintah dijadwalkan untuk melanjutkan pembangunan Bendungan Sepaku Semoi, pasokan air utama untuk ibu kota baru, sesuai rencana.

Ini mengalokasikan Rp 676,72 miliar dari anggaran negara tahun 2020 untuk pembangunan bendungan 378 hektar dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan saat ini sedang mengerjakan pengadaan tanah untuk itu.

RSS
Telegram