• Sel. Agu 4th, 2020

Putra Mahkota Arab Saudi “Mohammad bin Salman” Batal Beli Newcastle United

Byadmin

Jul 31, 2020

ArtikelDigital.com, Drama akuisisi Newcastle United oleh putra mahkota Arab Saudi, Mohammad bin Salman dan kolega berakhir sudah. Para calon pembeli menarik diri dari proses akuisisi setelah Operator Premier League Inggris berlarut-larut dalam membuat keputusan.

Rencana akuisisi ini sudah berjalan sejak April lalu. Beberapa minggu terakhir memasuki fase terakhir, uji kepatutan dan kelayakan calon pemilik. Namun hasil dari proses terakhir ini tak kunjung keluar, sehingga membuat calon konsorsium membatalkan rencana akusisi.

Seperti diketahui, pemilik Newcastle saat ini, Mike Ashley sebenarnya sudah mencapai kesepakatan dengan konsorsium yang terdiri dari Dana Investasi Publik Saudi (PIF), PCP Capital Partners dan RB (Reuben Brothers) Sports & Media.

Konsorsium ini sepakat membeli Newcastle seharga 300 juta poundsterling atau Rp7 triliun lebih. Rencana awal, PIF yang dipimpin Muhammad bin Salman akan menguasai 80 persen saham Newcastle. Kemudian, PCP milik Amanda Staveley yang memimpin negosiasi akan menguasai 10 persen. Lalu 10 persennya lagi milik Reuben bersaudara.

Ketika proses akuisisi memasuki fase akhir, beragam penolakan muncul. Isu pembajakan siaran Liga Inggris di Arab Saudi hingga kekhawatiran akan pelanggaran hak azasi manusia dimunculkan. Tujuannya agar operator Premier League menolak akusisi itu. Tak tahan menunggu sikap operator Premier League, konsorsium akhirnya memutuskan membatalkan rencana pembelian The Magpies.

Kepastian pembatalan pembelian Newcastle itu disampaikan sendiri calon konsorsium, Kamis (30/7/2020) sore waktu setempat. Amanda Staveley kembali mewakili mereka menyampaikan kabar buruk bagi fans Newcastle itu. Menurut The Times, Staveley menangis ketika dia membahas keputusan konsorsium untuk menarik tawaran Newcastle senilai 300 juta pound itu.

Staveley dilaporkan mengkritik klub-klub Liga Premier lainnya dan petinggi Liga Inggris yang menunda persetujuan. “Kami jelas-jelas patah hati,” kata Staveley.

Setelah ditanya apakah dia menyalahkan Liga Premier karena ragu-ragu atas persetujuan pengambilalihan, dia menjawab: “Tentu saja. Mereka punya kesempatan, mereka bilang kita belum menjawab semua pertanyaan dan kita sudah melakukannya. Tetapi klub-klub lain di Liga Premier tidak ingin itu terjadi.”

“Kami sangat kecewa dan tentu saja para penggemar Newcastle karena investasi yang akan masuk ke klub, terutama dengan semua yang terjadi dengan Brexit dan Covid, akan sangat penting. Ini bencana bagi mereka.”

“Sudah berlangsung begitu lama dan kesempatan ada di sana,” kata Staveley.

Summary
Putra Mahkota Arab Saudi "Mohammad bin Salman" Batal Beli Newcastle United
Article Name
Putra Mahkota Arab Saudi "Mohammad bin Salman" Batal Beli Newcastle United
Description
Rencana akuisisi ini sudah berjalan sejak April lalu. Beberapa minggu terakhir memasuki fase terakhir, uji kepatutan dan kelayakan calon pemilik. Namun hasil dari proses terakhir ini tak kunjung keluar, sehingga membuat calon konsorsium membatalkan rencana akusisi. Seperti diketahui, pemilik Newcastle saat ini, Mike Ashley sebenarnya sudah mencapai kesepakatan dengan konsorsium yang terdiri dari Dana Investasi Publik Saudi (PIF), PCP Capital Partners dan RB (Reuben Brothers) Sports & Media. Konsorsium ini sepakat membeli Newcastle seharga 300 juta poundsterling atau Rp7 triliun lebih. Rencana awal, PIF yang dipimpin Muhammad bin Salman akan menguasai 80 persen saham Newcastle. Kemudian, PCP milik Amanda Staveley yang memimpin negosiasi akan menguasai 10 persen. Lalu 10 persennya lagi milik Reuben bersaudara.
Author
Publisher Name
ArtikelDigital.com
Publisher Logo
Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *