Shopee melihat lebih banyak pria membeli makanan secara online selama karantina

ArtikelDigital.com, Platform E-commerce Shopee telah menemukan peningkatan signifikan dalam pengguna pria yang membeli bahan-bahan karena penjualan makanan di platformnya melonjak selama periode PSBB.

Direktur Shopee Indonesia Handhika Jahja mengatakan pembelian produk makanan segar, beku, dan instan telah meningkat enam kali lipat dibandingkan tahun lalu, menunjukkan bahwa pria telah membuat lebih banyak makanan buatan rumah selama karantina.

“Konsumen menemukan kenyamanan dalam belanja online sementara mereka harus tinggal di rumah karena pandemi, dan kami melihat perubahan ini sebagai evolusi jangka panjang,” katanya dalam sebuah pernyataan, Kamis.

Dia mencatat bahwa pembeli mengandalkan e-commerce untuk kebutuhan sehari-hari, terutama makanan dan minuman, sementara penjual menggunakan platform online untuk menjangkau konsumen di tengah wabah.

Shopee mencatat tren peningkatan tajam pemesanan kembali makanan pada bulan lalu, dengan daging potong dadu, kebab beku, kopi instan, beras, kecap dan gula menjadi produk paling populer. Variasi produk makanan meningkat dua kali lipat selama setahun terakhir.

Perusahaan juga menemukan bahwa pembelian makanan online dari luar wilayah Jakarta telah meningkat tiga kali lipat dalam beberapa bulan terakhir. Karena penjual beradaptasi dengan pemasaran online melalui streaming langsung pada platform Shopee, mereka dapat menjangkau lebih banyak konsumen, yang membantu mereka meningkatkan penjualan sebanyak 3,5 kali, Handhika menambahkan.

“Penjajaran sosial akibat pandemi telah membuat perubahan besar dalam gaya hidup konsumen, yang pada gilirannya mempengaruhi bagaimana mitra dagang kami melakukan bisnis mereka. Ini mendorong kami untuk memperbaiki sistem kami dalam mendukung pelanggan dan mitra kami, ”katanya.

Perusahaan juga mengatakan permintaan untuk makanan kaleng telah melonjak pada bulan Maret ketika pemerintah memprakarsai langkah-langkah jarak sosial dan mendorong orang untuk menyiapkan lebih banyak bahan siap-masak di rumah. Namun, tren segera beralih ke bahan-bahan segar di bulan berikutnya karena konsumen untuk kategori tersebut tumbuh 11 kali.

RSS
Telegram