Transaksi Sabu di Pinggir Jalan, IRT dan Pembelinya Langsung Diringkus

ArtikelDigital.com, Personil Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjungbalai meringkus dua orang dari Jalan Lingkar Utara Lingkungan V Kelurahan Perjuangan Kecamatan Teluk Nibung Kota Tanjungbalai.

Keduanya adalah Julida Alias Ida (40) warga Jalan Kereta Api Kelurahan Perjuangan Kecamatan Teluk Nibung Kota Tanjungbalai, yang kedapatan mengedarkan sabu dan Hendri (38), warga yang sama Jalan Kereta Api, pembeli barang haram dari Ida.

Dari Kedua tersangka polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu bungkus plastik klip transparan berisi narkotika jenis sabu dengan berat kotor 1,02 gram, satu unit handphone, satu buah kotak rokok, selembar lakban warna kuning dan uang Rp20.000.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira melalui Kasubbag Humas Polres Tanjungbalai Iptu Ahmad Dahlan (AD) Panjaitan mengatakan penangkapan tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di Jalan Lingkar Utara Lingkungan V Kellurahan  Perjuangan, ada laki-laki dan perempuan yang akan melakukan transaksi narkotika jenis sabu, Sabtu (18/7/2020).

“Mendapat informasi tersebut team Unit 2 Opsnal Sat Res Narkoba melakukan penyelidikan, setelah hasil lidik A1 maka personil langsung mendatangi lokasi dan melakukan penangkapan terhadap dua tersangka,” ujar AD Panjaitan, Senin (20/7/2020).

Dijelaskan Humas, saat akan diamankan kedunya sedang berdiri di pinggir jalan, melihat petugas yang datang Hendri langsung membuang sebuah kotak rokok dengan tangan kirinya yang setelah diperiksa didalam nya diduga berisi narkotika jenis sabu yang dibungkus lakban warna kuning,” beber AD Panjaitan.

Setelah diinterogasi oleh petugas tersangka Hendri  menerangkan bahwa narkotika jenis sabu tersebut adalah benar miliknya yang baru dibelinya dari Ida.

“Kedua tersangka berikut barang bukti dibawa ke Mapolres Tanjungbalai guna pemeriksaan lebih lanjut, atas perbuatan mereka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) UU no.35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 Tahun, paling lama 12 Tahun.

RSS
Telegram