• Sel. Agu 4th, 2020

Tujuh Perusahaan Memindahkan Fasilitas ke Indonesia, Investasi $ 850 Juta

Byadmin

Jul 1, 2020

ArtikelDigital.com, Presiden Joko “Jokowi” Widodo mengumumkan pada hari Selasa bahwa tujuh perusahaan asing telah mengkonfirmasi rencana untuk memindahkan fasilitas produksi ke Indonesia, sebagian besar dari China, sebuah sinyal yang menggembirakan untuk iklim investasi negara di tengah pandemi.

Relokasi pabrik dari tujuh perusahaan, yang meliputi konglomerat industri Korea Selatan LG dan raksasa elektronik Jepang Panasonic, diperkirakan membawa investasi US $ 850 juta ke negara itu dan potensi pekerjaan untuk 30.000 pekerja, menurut Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) .

“Saya telah memerintahkan para menteri dan kepala BKPM untuk memberikan layanan terbaik bagi industri yang pindah dari Tiongkok ke Indonesia,” kata Jokowi pada hari Selasa saat berkunjung ke Taman Industri Batang di Jawa Tengah. “Jika ada kesulitan dengan pemrosesan izin, saya telah memerintahkan kepala BKPM untuk mengurusnya, dari A hingga Z, sehingga investor dapat merasa puas.”

Presiden juga menyoroti masalah pengadaan tanah di negara itu dan berkomitmen untuk mendukung para investor sampai masalah seperti itu diselesaikan. Bagi investor yang belum membeli tanah untuk fasilitas mereka, ia menawarkan Taman Industri Batang yang baru didirikan sebagai lokasi.

“Kami akan menyediakan sekitar 4.000 hektar lahan di sini, dan pada tahap pertama, akan ada 450 hektar,” katanya.

Wabah coronavirus, yang pertama kali terdeteksi di Cina, telah menekan investasi langsung asing Indonesia, karena proyek-proyek telah ditunda sebagai akibat dari pembatasan sosial untuk menahan penyebaran virus. Indonesia telah membukukan penurunan 9,2 persen tahun ke tahun (yoy) dalam investasi asing langsung (FDI) menjadi Rp 98 triliun ($ 6,8 miliar) pada kuartal pertama 2020.

Pandemi ini juga mengganggu rantai pasokan global dan membuat beberapa perusahaan mempertanyakan ketergantungan mereka yang besar pada Cina, sementara perang dagang negara itu dengan AS membebani industri dengan tarif tambahan.

Untuk mengambil keuntungan dari situasi ini, pemerintah telah membentuk gugus tugas khusus untuk menarik bisnis yang meninggalkan Cina dan memfasilitasi relokasi mereka ke Indonesia.

Jokowi menyatakan bahwa 17 perusahaan lagi ingin membuka fasilitas di Indonesia. Data BKPM menunjukkan bahwa potensi relokasi dan perluasan fasilitas 17 perusahaan akan menghasilkan total investasi $ 37 miliar dan menyediakan lapangan kerja bagi 112.000 orang.

Dia mengatakan negara itu gagal memikat perusahaan di masa lalu, seperti ketika 33 perusahaan pindah dari Cina tahun lalu tetapi tidak ada yang pergi ke Indonesia.

Menurut data pemerintah, Panasonic merelokasi fasilitasnya ke Indonesia untuk mengubah ekonomi terbesar Asia Tenggara menjadi basis ekspornya untuk peralatan rumah tangga. Sementara itu, LG Electronics memindahkan fasilitasnya dari Korea Selatan karena berencana mengubah Indonesia menjadi pusat regional untuk memperluas pasarnya di Asia dan Australia.

Perusahaan lain yang dilaporkan mengonfirmasi relokasi mereka termasuk pembuat peralatan audio yang berbasis di Taiwan Meiloon, produsen produk karet Jepang Sagami, pembuat produk ringan yang berbasis di AS Alpan, pembuat ban yang berbasis di Taiwan Kenda dan produsen komponen otomotif Jepang Denso.

Alpan dilaporkan berencana untuk memindahkan fasilitas mereka dari Xiamen, Cina, ke Kendal, Jawa Tengah, karena 25 persen tarif impor menampar produk-produk dari China.

Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir mengatakan dia akan memastikan proses perizinan dan relokasi yang lancar bagi investor untuk mendirikan pabrik di kawasan industri.

“Taman Industri Batang memiliki lokasi utama dan dimiliki oleh [perusahaan perkebunan negara] Perkebunan Negara IX, sehingga tidak akan ada masalah dalam proses relokasi dan perizinan di masa depan,” katanya.

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •