Cabai kelabu

Cabai kelabu
Dicaeum vulneratum Suntingan nilai di Wikidata
Status konservasi
Risiko rendah
IUCN22717540 Suntingan nilai di Wikidata
Taksonomi
KelasAves
OrdoPasseriformes
FamiliDicaeidae
GenusDicaeum
SpesiesDicaeum vulneratum Suntingan nilai di Wikidata
Wallace, 1863
Distribusi
EndemikPulau Seram Suntingan nilai di Wikidata

Cabai kelabu ( Dicaeum vulneratum ) adalah spesies burung dalam famili Dicaeidae. Ia adalah endemik di Indonesia yang terdapat di Seram, Ambon dan pulau-pulau berdekatan di Busur Banda. Habitat alaminya adalah hutan dataran rendah lembab subtropis atau tropis dan hutan pegunungan lembap subtropis atau tropis.

Keterangan

Panjang burung cabai kelabu berkisar antara 8 dan 8,5 cm. Spesies ini dimorfik - jantan dan betina dewasa memiliki bagian atas berwarna coklat dan bagian bawah berwarna abu-abu dengan kaki dan paruh berwarna hitam serta bercak merah di pantat (bercak ini berwarna hijau kekuningan pada remaja), tetapi jantan memiliki bercak merah di dada, sedangkan betina memiliki tenggorokan dan payudara berwarna putih. Selain warna pantat, warna remaja juga mirip dengan betina.[2]

Nyanyian burung cabai kelabu yang tipis dan bernada tinggi bervariasi di seluruh jangkauannya. Di Ambon terdiri dari tiga not bersuku kata, sedangkan di Seram terdiri dari tiga not bersuku kata.[2]

Sebaran dan habitat

Burung cabai kelabu ditemukan di pulau Seram, serta pulau-pulau sekitar Saparua, Boano, Ambon, dan pulau-pulau di kepulauan Gorong. Dalam rentang tersebut, spesies ini lebih menyukai hutan dan kawasan berkayu yang lebih terdegradasi seperti kebun dan tepi lahan pertanian. Ini dapat ditemukan di mana saja antara permukaan laut dan ketinggian 2.100 meter tetapi paling umum antara 300 dan 600 meter.[2][3]

Perilaku dan ekologi

Pembiakan

Burung cabai kelabu membangun sarang berbentuk bulat dari serat tanaman dan daun .[2]

Makanan dan pemberian makan

Cabai kelabu terutama memakan nektar, tetapi mungkin juga mengonsumsi serbuk sari dan buah benalu. Mereka mencari makan di kanopi hutan dan di tingkat yang lebih rendah, bergabung dengan kelompok spesies campuran selain mencari makan secara individu.[2]

Status

Burung cabai kelabu adalah spesies umum dalam wilayah jelajahnya yang sangat terbatas dan tidak dianggap terancam.[2]

Referensi

  1. ^ BirdLife International (2018). "Dicaeum vulneratum". 2018: e.T22717540A131976361. doi:10.2305/IUCN.UK.2018-2.RLTS.T22717540A131976361.en. ;
  2. ^ a b c d e f Ashy Flowerpecker (Dicaeum vulneratum), version 1.0.
  3. ^ Salomonsen, Finn.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.