Pulau Ambon

Infotaula de geografia políticaPulau Ambon
pulau Suntingan nilai di Wikidata
Ambon (id) Suntingan nilai di Wikidata

Dinamakan berdasarkanembun Suntingan nilai di Wikidata
Tempat
PetaKoordinat: 3°36′53″S 128°9′57″E / 3.61472°S 128.16583°E / -3.61472; 128.16583 
Negara berdaulatIndonesia
Provinsi di IndonesiaMaluku Suntingan nilai di Wikidata

NegaraIndonesia Suntingan nilai di Wikidata
Ibu kotaAmbon Suntingan nilai di Wikidata
Penduduk
Keseluruhan501.364 Suntingan nilai di Wikidata (2014 Suntingan nilai di Wikidata)
Geografi
Bagian dariKepulauan Maluku Suntingan nilai di Wikidata
Luas wilayah803,9 km² Suntingan nilai di Wikidata[convert: unit tak dikenal]
Pengukuran51 km Suntingan nilai di Wikidata  km (Llargada
Berada di atau dekat dengan perairanLaut Banda Suntingan nilai di Wikidata
Ketinggian1.225 m Suntingan nilai di Wikidata
Informasi tambahan
Zona waktu


Pulau Ambon merupakan pulau yang terletak di Kepulauan Maluku, di sebelah Pulau Seram dan sejajar dengan Kepulauan Lease. Ambon adalah pulau terpadat di Kepulauan Maluku dan di pulau inilah terdapat Kota Ambon, ibu kota Provinsi Maluku, sekaligus permukiman terbesar di kepulauan itu.

Geologis

Pulau Buru, Pulau Ambon, dan Pulau Seram memiliki karakteristik geomorfologi yang sama yaitu didominasi oleh pegunungan struktural. Pulau Buru merupakan hasil pengangkatan berbentuk pegunungan dome yang dikelilingi oleh basin. Pulau Seram bagian baratnya merupakan pegunungan struktural yang tinggi (1.000-1.300 mdpal), bentuknya memanjang dan sempit, serta dibatasi oleh escarpment yang tertoreh kuat. Lembah-lembah diantaranya sangat sempit, banyak air terjun, tidak ada endapan alluvial. Bagian timurnya merupakan pegunungan berbatuan gamping.

Geografis

Secara geografis Pulau Ambon terdiri dari tiga bagian, dalam bahasa lokal dikenal sebagai jazirah, yaitu Leihitu, Leitimur, dan Salahutu, dengan batas-batasnya antara lain sebagai berikut.

Pulau ini terletak di sebelah selatan Pulau Seram bagian barat dan dipisahkan dengannya oleh Teluk Piru. Sisi selatan, tenggara, dan barat pulau dibatasi oleh Laut Banda.[1] Posisi geografis Ambon berada di daerah peralihan Australo-asiatis[2] yang merupakan bagian dari Lempeng Eurasia.

Ciri utama pulau ini adalah pegunungan dengan dataran rendah yang sempit di pesisir. Titik tertinggi pulau adalah Gunung Salahutu yang berada di wilayah pertuanan Negeri Waai, dengan ketinggian 1.038 mdpl.[3]

Administrasi

Secara administratif, Ambon terdiri dari wilayah Kabupaten Maluku Tengah dan Kota Ambon yang masing-masing menguasai setengah luas pulau. Daerah di Pulau Ambon yang masuk dalam administrasi Maluku Tengah semuanya berada di Jazirah Leihitu dan Salahutu, terdiri dari Kecamatan Leihitu, Leihitu Barat, dan Salahutu.

Sementara itu, pesisir selatan Leihitu yang menghadap ke Teluk Ambon dan seluruh wilayah Leitimur yang merupakan bagian selatan pulau secara administratif merupakan wilayah Kota Ambon.[4] Kota Ambon terbagi atas lima kecamatan, yaitu Sirimau yang merupakan pusat kota, Nusaniwe, Leitimur Selatan, Teluk Ambon, dan Teluk Ambon Baguala.

Sejarah

Rumah ilmuwan asal Jerman Georg Eberhard Rumpf di Ambon (foto diambil pada tahun 1910-an)

Pada zaman VOC, Pulau Ambon dikenal sebagai salah satu pusat produksi rempah-rempah. Sebelum Portugal menjajah Timor Leste dan sebelum Batavia menjadi pusat VOC, keduanya memiliki pusat di Ambon.

Seorang pangeran Ambon dan pengikutnya (sekitar tahun 1900)

Kependudukan

Suku bangsa Alifuru adalah punduduk asli Maluku dan Pulau Ambon, saat ini penduduk Ambon banyak beragama Islam dan Kristen Protestan, selain penduduk asli ada juga suku-suku lain di Indonesia yang puluhan tahun menetap di Maluku seperti suku Buton dari Sulawesi Tenggara, Minang dan Melayu dari Sumatra (terutama Batak), Suku Bugis, Suku Toraja dan Suku Makassar dari Sulawesi Selatan kehidupan mereka banyak yang bercocok tanam dipegunungan dan menjadi pedagang di wilayah pesisir.

Sebagian besar penduduk yang beragama Islam mendiami Pulau Ambon bagian Utara (Lei Hitu) dan sebagian besar penduduk yang beragama Kristen terutama Protestan mendiami pulau Ambon bagian selatan (Lei Timur).

Secara administrasi dalam pemerintahan yakni Provinsi Maluku, Pulau Ambon dibagi menjadi dua bagian atau jazirah, di mana jazirah bagian utara yang biasa disebut sebagai tanah (Lei Hitu) masuk dalam administrasi Kabupaten Maluku Tengah sebagai kecamatan Leihitu dan Salahutu dan jazirah bagian selatan (Lei Timur) masuk dalam administrasi Kota Ambon.

Pariwisata

  1. Pantai Pintu Kota[5]
  2. Benteng Victoria[5]
  3. Museum Siwa Lima[5]
  4. Pantai Hukurila[5]
  5. Jembatan Merah Putih[5]
  6. Pantai Lawena[5]
  7. Tugu Pattimura[5]
  8. Masjid Raya Al-Fatah[5]
  9. Pantai Namasua di Desa Naku[5]
  10. Pantai Natsepa[6]
  11. Pantai Liang[6]
  12. Pantai Ora[6]
  13. Pantai Batu Lubang[5]

Galeri

Lihat pula

Referensi

  1. ^ Muslimah. "Gelombang Tenang, Laut Biru Jernih dan Hamparan Pasir, Ini Pantai-pantai Nan Menakjubkan di Ambon". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2017-12-12.
  2. ^ Eryadi (2007). Intisari Pengetahuan Sosial Lengkap (IPSL) SMP. Jakarta: Kawan Pustaka. hlm. 84. ISBN 979-757-005-3. Pemeliharaan CS1: Tahun (link)
  3. ^ 1988, hlm. 318.
  4. ^ "Keadaan Geografis". Pemerintah Kota Ambon (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2021-02-09.
  5. ^ a b c d e f g h i j "Google Travel". www.google.com. Diakses tanggal 2021-02-18.
  6. ^ a b c "Pantai Pintu Kota, Ambon". Utiket.com. Diakses tanggal 2021-02-18.

Daftar pustaka

  • "Monografi". Indonesia Membangun. Vol. 4. Jakarta: Dumas Sari Warna. 1988. Diakses tanggal 6 April 2024.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.