De Djawatan

Hutan De Djawatan
JenisHutan wisata, wanawisata
LokasiBenculuk, Cluring, Banyuwangi
Area3,8 hektar
Dimiliki olehPerhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi

De Djawatan adalah hutan wisata yang berlokasi di Benculuk, Cluring, Kabupaten Banyuwangi. Pepohonan di De Djawatan adalah trembesi yang dipenuhi dengan tumbuhan epifit. Pengunjung sering kali berfoto dengan latar pemandangan pepohonan ini.[1]

Sejarah

Pada 2017, tempat ini sempat viral di media sosial dan dikunjungi oleh banyak orang, tetapi saat itu tempat ini masihlah tempat penimbunan kayu Perhutani. Setelah menimbang potensi wisata dari tempat tersebut, Dinas Pariwisata Kabupaten Banyuwangi bersama Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi selaku pemilik lahan resmi membuka De Djawatan sebagai tempat wisata pada Juni 2018.[2][3]

Flora dan Fauna

De Djawatan didominasi dengan pohon-pohon trembesi (Samanea saman) yang berjumlah hingga sekitar 805 pohon, yang sudah berumur sekitar 100-150 tahun (satu setengah abad) dan telah tumbuh dari zaman Belanda. Pohon-pohon trembesi ini ditutupi oleh lumut, epifit, dan berbagai tanaman pakis di sepanjang dahannya. [4] Selain itu, juga terdapat burung-burung endemik dan beberapa satwa liar lainnya yang hidup disini. [5]

Biaya masuk

Karcis masuk De Djawatan sebesar Rp5000, dan parkir sepeda motor sebesar Rp2000.[1]

Catatan kaki

  1. ^ a b Prasetya, Anggara Wikan (1 Oktober 2019). Prodjo, Wahyu Adityo (ed.). "Rute, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk Hutan De Djawatan Banyuwangi". Kompas.com. Diakses tanggal 26 Desember 2020.
  2. ^ Widiyana, Esti (16 November 2020). "Ke Hutan De-Djawatan Harus Bermasker, Disuruh Pulang Kalau Tak Mau". detikcom. Diakses tanggal 26 Desember 2020.
  3. ^ URL_FANPAGE. "DE DJAWATAN BENCULUK, ONCE UPON A TIME IN BANYUWANGI". BANYUWANGI BAGUS (dalam bahasa indonesian). Diakses tanggal 2020-12-26. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  4. ^ "Hutan De Djawatan 'Lord of The Rings'-nya Banyuwangi Miliki Koleksi 805 Pohon Trembesi Raksasa, Makin Berlumut Kian Terasa Magis". Perhutani. 2024-01-22. Diakses tanggal 2025-04-06.
  5. ^ radarmukomukobacakoran.com. "Keindahan Hutan De Djawatan di Banyuwangi, Tawarkan Keindahan Hutan Tropis Kaya Akan Keanekaragaman". radarmukomukobacakoran.com. Diakses tanggal 2025-04-06.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.