Efteling

Efteling
Rumah Lima Indra, pintu masuk taman hiburan Efteling. Arsitekturnya terinspirasi dari Rumah Gadang dari suku Minangkabau[1]
Peta
Peta interaktif Efteling
SloganWereld vol wonderen
Dunia yang Penuh Keajaiban
LokasiKaatsheuvel, Belanda
TemaFantasi - legenda kuno, mitologi, fabel, cerita rakyat, dan dongeng
PemilikStichting Natuurpark de Efteling
Dibuka11 Mei 1951 (Taman Alam)
31 Mei 1952 (Hutan Dongeng)
Musim operasiSepanjang tahun
Pengunjung tahunan5,6 juta (2024)
Luas area72 ha (720.000 m2) (taman); 276 ha (2.760.000 m2) (resor); 400 ha (4.000.000 m2) (total)
Wahana
Total62 (termasuk Hutan Dongeng)
Roller coaster8 (termasuk Joris en de Draak dan Max & Moritz)
Wahana air1
Wahana lainya4
Situs webwww.efteling.com
StatusBuka

Efteling (pelafalan dalam bahasa Belanda: [ˈɛftəlɪŋ]) adalah taman hiburan bertema fantasi yang berlokasi di Kaatsheuvel, Belanda. Wahana dan atraksi di dalamnya terinspirasi dari berbagai unsur mitologi dan legenda Eropa kuno, dongeng, fabel, serta cerita rakyat.

Taman ini dibuka pada 31 Mei 1952, bermula dari sebuah taman alam dengan taman bermain dan Hutan Dongeng ("Sprookjesbos"), sebelum berkembang menjadi taman hiburan berskala penuh. Kini, Efteling ditujukan untuk anak-anak maupun orang dewasa dengan tema yang kental akan nuansa budaya, romantis, dan nostalgia, serta berbagai wahana hiburan termasuk enam roller coaster dan empat dark ride.

Efteling merupakan taman hiburan terbesar di Belanda sekaligus salah satu yang tertua di dunia. Ukurannya dua kali lebih besar daripada Disneyland pertama di Amerika Serikat, bahkan dibuka tiga tahun lebih dulu. Setiap tahunnya, Efteling dikunjungi lebih dari 5 juta wisatawan. Pada tahun 2020, karena adanya perbedaan kebijakan pandemi, Efteling menjadi taman hiburan dengan jumlah pengunjung terbanyak di Eropa, mengungguli Disneyland Park. Sementara itu, pada tahun 2019 dan 2022, Efteling menempati posisi ketiga taman hiburan paling banyak dikunjungi di Eropa, setelah Disneyland Park Paris di Prancis dan Europa-Park di Jerman.[2]

Referensi

  1. ^ "Wow, Bangunan Asli Indonesia Ini Dijiblak Negara Lain". Liputan6.com. 25 Maret 2015.
  2. ^ TEA. "2023 Theme Index & Museum Index: The Global Attractions Attendance Report" (PDF). Aecom/TEA. Diakses tanggal 10 Februari 2025.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.