Jembatan Musi II
Jembatan Musi II | |
|---|---|
| Moda transportasi | 2 lajur |
| Melintasi | Sungai Musi |
| Lokal | Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan |
| Nama resmi | Jembatan Musi II |
| Karakteristik | |
| Panjang total | 520 meter (1.706 ft) |
| Lebar | 9 meter (30 ft) |
| Bentang terpanjang | 100 meter (328 ft) |
| Sejarah | |
| Mulai dibangun | 1994 |
Jembatan Musi II (dua) adalah sebuah jembatan yang membelah Sungai Musi di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, Indonesia. Jembatan ini berada di kecamatan gandus seberang ilir dan kecamatan kertapati seberang ulu. Jembatan ini juga dilalui oleh Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum).
Jembatan Musi II dibangun pada tahun 1994 dengan panjang jembatan yaitu 520 meter. Dikarenakan kondisi jembatan Musi II yang asli sudah sangat rentan serta lalu lintas pada lokasi tersebut cukup padat, maka dibuatlah duplikat jembatan Musi II ini tepat di sebelahnya. Jembatan Musi II duplikat pun mulai beroperasi tahun 2014 dengan panjang 700 meter dan lebar 11 meter.[1]
Struktur
- Provinsi: Sumatera Selatan
- Sektor: Direktorat Jenderal Bina Marga
- Tahun: 1994
- Panjang Total: 520 m
- Lebar: 9 m
- Jenis: Rangka baja Australia.
- Bentang utama: 100 meter.
- Bentang pendekat pertama: 5x60 meter (300 meter)
- Bentang pendekat kedua: 4x30 meter (120 meter).
Kondisi
(2012) Kondisi Jembatan Musi II memprihatinkan dan butuh perawatan mendesak. Penyebabnya, ratusan bautnya sudah banyak yang tidak berfungsi lagi atau kendor dan patah. Jembatan ini juga dikhawatirkan akan penggunaan tongkang batubara yang melintas di bawahnya. Pasalnya, jembatan rangka baja ini tidak didesain menahan benturan tongkang dengan bobot 15.000 ton.[2]
(2021) Jembatan Musi II yang lama saat ini sedang diperbaiki, sehingga arus lalu lintas untuk sementara waktu dialihkan ke Jembatan Musi II yang baru.[3]
Rencana Duplikasi
Jembatan Musi II direncanakan untuk dilakukan duplikasi. Duplikasi akan dibangun awal 2012. Pembebasan lahan didanai Pemprov Sumsel melalui dana APBD sedangkan pembangunan fisik jembatan menggunakan dana APBN yang besarannya diperkirakan Rp 150 miliar.[4]
Nantinya, duplikasi ini memiliki panjang 644,881 meter, lebar 11 meter, dan ada dua jalur kendaraan. Ketinggian jembatan dari muka air normal 14,9 meter dan dari muka air banjir 17,12 meter. Pada bagian atas bentang utama dipasang pelengkung baja menerus. Ada empat lengkung kecil dan satu lengkung besar.[4]
Referensi
- ^ Adliyah, Sabrina. "Tak Hanya Jembatan Ampera, Ini Daftar 6 Jembatan Terkenal di Palembang". detiksumbagsel. Diakses tanggal 2025-01-30.
- ^ Admin (10 Januari 2012). "Jembatan Musi II Rapuh". Tribunnews.com. palembang.tribunnews.com. Diakses tanggal 15 Januari 2012.
- ^ Syahbana, M (9 Agustus 2021). "Jembatan Musi II Diperbaiki, Arus Lalin Jalinsum di Palembang Dialihkan". detikcom. news.detik.com. ;
- ^ a b "Duplikasi Musi II Butuh Dana Rp 150 Miliar". dpubmpsda.palembang.go.id. 04 November 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-05. Diakses tanggal 15 Januari 2012. ; ;
Lihat pula
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.