Kim Crosbie


Kim Crosbie
KebangsaanSkotlandia
AlmamaterBSc Universitas Aberdeen
MPhil & PhD St Catharine's College, Cambridge
PenghargaanMedali Polar (2016)
Karier ilmiah
InstitusiInternational Association of Antarctica Tour Operators
Situs webhttp://iaato.org/the-secretariat

Kim Crosbie FRSGS sebelumnya menjabat sebagai Direktur Eksekutif di Asosiasi Internasional Operator Tur Antarktika (IAATO). Ia telah berkarier di daerah-daerah kutub sejak tahun 1991.[1]

Kehidupan awal dan pendidikan

Crosbie lahir dan besar di Edinburgh, Skotlandia. Ia menempuh pendidikan sarjana di bidang Geografi di Universitas Aberdeen. Pada tahun 1991, ia memulai studi pascasarjana di Scott Polar Research Institute (SPRI), Universitas Cambridge, dan berhasil meraih gelar M.Phil. dengan fokus perlindungan lingkungan di Arktik Kanada[2] Crosbie kemudian melanjutkan ke program doktoral berfokus pada pemantauan ekologi dan pengelolaan lokasi kunjungan di Antarktika. Untuk penelitian ini, ia menghabiskan tiga musim panas di kamp lapangan sementara dengan fasilitas terbatas di Pulau Cuverville, Semenanjung Antarktika, yang dikelilingi oleh sekitar 4.500 pasangan penguin gentoo yang sedang berkembang biak[3] Selama dua musim, ia juga bertugas sebagai pemimpin perkemahan di lokasi tersebut.[4]

Setelah meraih gelar PhD, Crosbie terus aktif di bidang manajemen pengunjung. Ia memimpin berbagai ekspedisi ke Arktik dan Antarktika,[2] terutama melalui kapal ekspedisi, dengan mendukung kelompok-kelompok seperti siswa, pembuat film, penulis, seniman, dan individu yang ingin menjelajahi lingkungan unik ini secara berkelanjutan. Crosbie menjelaskan bahwa program pariwisata Antarktika semacam ini "tidak hanya memperkaya pengalaman pengunjung, tetapi juga melibatkan mereka dalam kontribusi untuk tujuan yang lebih besar."[5]

Karier dan dampak

Karier Crosbie di wilayah kutub berawal pada tahun 1991 saat ia menjadi mahasiswa penelitian di Scott Polar Research Institute, Universitas Cambridge, sekaligus anggota St Catharine's College, Cambridge. Ia memulai pekerjaannya di Arktik Kanada, ia juga menyebutkan bahwa kecintaannya pada tempat-tempat dingin berasal dari masa kecilnya di Skotlandia.[6] Pada tahun 2005, Crosbie bergabung dengan Asosiasi Internasional Operator Tur Antarktika (IAATO) sebagai Manajer Lingkungan, kemudian naik jabatan menjadi Direktur Operasi, dan akhirnya diangkat sebagai Direktur Eksekutif pada tahun 2013.[4] Dalam peran tersebut, ia memimpin perencanaan strategis IAATO, termasuk pengembangan strategi untuk mengelola pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan. Crosbie juga mengoordinasikan kerja sama IAATO dengan Para Pihak Perjanjian Antarktika serta lembaga pemerintah lain yang terkait dengan pariwisata Antarktika, seperti Organisasi Maritim Internasional (contohnya, berkontribusi dalam penyusunan Polar Code yang diadopsi pada tahun 2014).[7]

Crosbie telah menulis dan menerbitkan berbagai makalah ilmiah serta buku bersama para ilmuwan dan perwakilan dari organisasi non-pemerintah. Kontribusinya mencakup pengembangan pedoman untuk lokasi-lokasi kunjungan di Antarktika dan pulau sub-Antarktika, South Georgia, serta pedoman terkait satwa liar dan pariwisata[8] Ia juga terlibat dalam penyusunan panduan penggunaan teknologi baru seperti Kendaraan Udara Tanpa Awak (UAV).[9] Crosbie juga aktif membahas topik ilmu pengetahuan warga (citizen science), penyuluhan, dan pendidikan. Menurutnya, "Ini adalah peluang, bukan tantangan. Melalui ilmu pengetahuan warga, kita bisa menciptakan duta yang mendukung perlindungan Antarktika dan memperkuat upaya edukasi melalui media sosial dan platform lainnya."[10] Saat ini, Crosbie memimpin Dewan Noble Caledonia Ltd dan Salén Ship Management, serta menjadi Trustee di United Kingdom Antarctic Heritage Trust dan Noble Caledonia Charitable Trust. Selain itu, ia juga menjadi anggota Dewan Asosiasi Pemandu Wisata Kutub.

Penghargaan dan kehormatan

Pada tahun 2016, Crosbie mendapatkan penghargaan Polar Medal atas kontribusinya terhadap ilmu pengetahuan di wilayah Arktik dan Antarktika[3][6] dan terpilih menjadi anggota kehormatan Royal Scottish Geographical Society (FRSGS).[11]

Karya

Kim Crosbie telah berkontribusi dalam berbagai penelitian dan publikasi terkait konservasi dan pengelolaan lingkungan di Antarktika. Salah satu karyanya, yang ditulis bersama S. L. Chown dan rekan-rekannya, "Challenges to the Future Conservation of the Antarctic",[12] diterbitkan dalam jurnal Science pada tahun 2012. Artikel ini membahas tantangan utama dalam upaya konservasi Antarktika di masa depan, termasuk dampak perubahan iklim dan aktivitas manusia terhadap ekosistem wilayah tersebut.

Crosbie juga turut serta dalam studi "Continent-wide risk assessment for the establishment of nonindigenous species in Antarctica",[13] yang diterbitkan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences pada tahun 2012. Penelitian ini mengevaluasi risiko masuknya spesies asing ke Antarktika, yang berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem unik di kawasan tersebut.

Selain itu, Crosbie bersama Sally Poncet menerbitkan buku A Visitor's Guide to South Georgia[14] pada tahun 2012, yang berisi panduan mengenai wilayah Georgia Selatan, termasuk aspek ekologis dan konservasinya. Dalam bidang ekowisata, Crosbie turut berkolaborasi dengan Rob Williams dalam studi "Antarctic whales and Antarctic tourism",[15] yang dipublikasikan dalam Tourism in Marine Environments pada tahun 2007, membahas interaksi antara aktivitas wisata dan populasi paus di perairan Antarktika.

Sebagai bagian dari penelitian akademiknya, Crosbie menulis disertasi doktoral berjudul "Monitoring and Management of Tourist Landing Sites in the Maritime Antarctic",[16] yang diselesaikan di Universitas Cambridge pada tahun 1998. Penelitian ini berfokus pada strategi pemantauan dan pengelolaan lokasi pendaratan wisatawan di wilayah maritim Antarktika untuk memastikan keberlanjutan ekosistemnya.

Referensi

  1. ^ "Home". iaato.org. International Association of Antarctica Tour Operators. Diakses tanggal 19-03-2025.
  2. ^ a b "All about the International Association of Antarctica Tour Operators". quarkexpeditions.com. Quark Expeditions. 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 2 July 2016. Diakses tanggal 19=03-2025.
  3. ^ a b "IAATO Executive Director and Falklands' resident awarded the Queen's Polar Medal". en.mercopress.com. Merco Press. 2016. Diakses tanggal 19-03-2025.
  4. ^ a b "The Secretariat". iaato.org. International Association of Antarctica Tour Operators. Diakses tanggal 19-03-2025.
  5. ^ "Hong Kong citizen scientists help Antarctic climate change fight". scmp.com. South China Morning Post. 2016. Diakses tanggal 19-03-2025.
  6. ^ a b "Scots scientist wins prize for groundbreaking Antarctica work". scotsman.com. Scotsman. 2016. Diakses tanggal 19-03-2025.
  7. ^ "Facing the Challenge – a joint IAATO-Lloyd's Register workshop to prepare for the Polar Code". iaato.org. International Association of Antarctica Tour Operators. 2015. Diakses tanggal 19-03-2025.
  8. ^ "Antarctic Whales and Antarctic Tourism" (PDF). zoology.ubc.ca. Tourism in Marine Environments. 2007. Diakses tanggal 19-03-2025.
  9. ^ "Guidelines for Drone Use in Antarctica Underway". maritime-executive.com. The Maritime Executive. 2014. Diakses tanggal 19-03-2025.
  10. ^ "Polar Operators Keen on Citizen Science". maritime-executive.com. The Maritime Executive. 2015.
  11. ^ "Honorary Fellowships of the RSGS". Diarsipkan dari asli tanggal 1 April 2019.
  12. ^ Chown, S. L.; Lee, J. E.; Hughes, K. A.; Barnes, J.; Barrett, P. J.; Bergstrom, D. M.; Convey, P.; Cowan, D. A.; Crosbie, K. (13 Juli 2012). "Challenges to the Future Conservation of the Antarctic". Science (dalam bahasa Inggris). 337 (6091): 158–159. Bibcode:2012Sci...337..158C. doi:10.1126/science.1222821. hdl:10019.1/120011. ISSN 0036-8075. PMID 22798586. S2CID 206541691.
  13. ^ Chown, Steven L.; Huiskes, Ad H. L.; Gremmen, Niek J. M.; Lee, Jennifer E.; Terauds, Aleks; Crosbie, Kim; Frenot, Yves; Hughes, Kevin A.; Imura, Satoshi (27 Maret 2012). "Continent-wide risk assessment for the establishment of nonindigenous species in Antarctica". Proceedings of the National Academy of Sciences (dalam bahasa Inggris). 109 (13): 4938–4943. Bibcode:2012PNAS..109.4938C. doi:10.1073/pnas.1119787109. ISSN 0027-8424. PMC 3323995. PMID 22393003.
  14. ^ Poncet, Sally, and Kim Crosbie. A visitor's guide to South Georgia. Princeton University Press, 2012.
  15. ^ Williams, Rob, and Kim Crosbie. "Antarctic whales and Antarctic tourism." Tourism in Marine Environments 4, no. 2-1 (2007): 195-202.
  16. ^ Crosbie, Kim. "Monitoring and management of tourist landing sites in the Maritime Antarctic." PhD diss., University of Cambridge, 1998.


Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.