Lykofron

Lykofron adalah seorang filsuf yang termasuk ke dalam golongan Sofis.[1][2] Di antara nama-nama yang termasuk di dalam golongan Sofis, Lykofron termasuk sebagai filsuf yang tidak diketahui mengenai pemikirannya.[3] Hal itu disebabkan tidak ada fragmen-fragmen dari karyanya yang tersimpan.[3] Hanya ada beberapa komentar dari sumber-sumber kuno tentangnya.[1][4] Salah satu filsuf yang menyinggung namanya adalah Aristoteles di dalam bukunya Retorika (1405b 35; 1406a b; 1410a 17).[5]

Ia dikenal sebagai murid di sekolah orator milik Gorgias.[1][6] Selain itu, ia menaruh perhatian juga terhadap metafisika, ilmu politik, dan politik.[1]

Riwayat Hidup

Lykofron hidup dan berkarya pada pertengahan abad ke-4 SM.[2] Tidak diketahui di mana kota kelahirannya.[2] Akan tetapi, karena ia dikenal sebagai murid dari sekolah Gorgias, maka ia pernah tinggal di Athena.[1][2]

Pemikiran

Metafisika

Lykofron memiliki pandangan yang skeptis.[2] Karena itulah, ia menghilangkan kata kerja "adalah" (is) dari predikat.[1][2]

Tentang Derajat Manusia

Lykofron berpendapat bahwa semua manusia setara, terlepas dari bagaimana status para pendahulu mereka.[2][6] Baginya, status bangsawan adalah suatu kepalsuan saja.[2][6]

Tentang Hukum

Menurut Lykofron, hukum adalah sebuah kontrak yang menjamin hak-hak secara mutual.[2][6] Akan tetapi, hukum tidak dapat mendidik warga negara menjadi adil dan bermoral.[2] Dengan pemikiran ini, Lykofron adalah filsuf pertama yang berbicara tentang teori kontrak sosial.[2]

Referensi

  1. ^ a b c d e f (Inggris)Kathleen Freeman. 1952. Ancilla to the Pre-Socratic Philosophers. Oxford: Basil Blackwell. P. 139.
  2. ^ a b c d e f g h i j k (Inggris)Edward Zeller. 1957. Outlines of the History of Greek Philosophy. New York: Meridian Books. P. 107.
  3. ^ a b (Inggris)John Gibert. 2003. "The Sofists". In The Blackwell Companion to Ancient Philosophy. Christopher Shields, ed. 27-50. Malden: Blackwell. P. 30.
  4. ^ (Inggris)Paul Woodruff. 1999. "Rhetoric and Relativism". In The Cambridge Companion to Early Greek Philosophy. A.A. Long, ed. 290-310. London: Cambridge University Press. P. 292.
  5. ^ (Inggris)Aristotle. 2004. Rhetoric. W. Rhys Roberts, terj. Mineola, New York: Dover Publications.
  6. ^ a b c d (Inggris)Frederick Copleston. 1993. A History of Philosophy Volume I: Greece and Rome. New York: Doubleday. P. 94.

Lihat Juga

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.